Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berapakah Usia Ideal Anak Diberikan Pendidikan Seksual?

Pendidikan seks sejak dini tak perlu lagi dianggap tabu. Aktivitas ini bukan memberikan pengetahuan anak seputar perilaku seks orang dewasa.

Berapakah Usia Ideal Anak Diberikan Pendidikan Seksual?
sogamds.com
Ilustrasi seksual. 

TRIBUNNEWS.COM - Pendidikan seks sejak dini tak perlu lagi dianggap tabu. Aktivitas ini bukan memberikan pengetahuan anak seputar perilaku seks orang dewasa, melainkan untuk mengenali dirinya.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, mengatakan pemikiran permisif seperti itu harus diubah agar pendidikan seks bisa diberikan kepada anak.

"Pendidikan seks perlu agar anak mengenal organ persetubuhan yang diberikan oleh Tuhan dan harus dilindungi dan dijaga," kata Arist kepada Kompas Lifestyle di Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2017).

Pengenalan organ vital ini antara lain penjelasan seputar fungsi vagina, payudara dan penis.

Pengetahuan ini dianggap penting agar anak bisa mengetahui secara jelas dan tidak keliru.

Usia ideal pendidikan seks diberikan sejak anak bisa berkomunikasi dan mulai bertanya terkait organ vital.

"Artinya bisa dimulai di usia dua tahun," kata Arist.

Baca: Tujuh Cara Ampuh Terbebas dari Insomnia

Selain itu, pendidikan ini penting diberikan agar anak bisa mendapatkan informasi langsung dari orangtua.

Sebab informasi sensitif yang disembunyikan bisa memicu anak mencari dari sumber lain, salah satunya dunia digital yang memiliki informasi tak terbatas.

Sementara itu, dokter spesialis obstetri dan ginekologi Boyke Dian Nugraha mengungkapkan pendidikan seks bisa mencegah perilaku seks bebas, kehamilan tidak diinginkan, aborsi, pemerkosaan, hingga penularan penyakit seksual.

Kurangnya pengetahuan tentang seks bisa menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan pada usia dini.

Akibatnya, bisa membuat anak melakukan aborsi tidak aman dan berujung pada peningkatan risiko kematian ibu.
(Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya)

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas