Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tepung Terigu yang Disimpan Terlalu Lama Bikin Warga Jepang Sekarat, Begini Trik Aman Menyimpannya

Ngeri banget! Wanita ini sekarat karena makan masakannya yang gunakan tepung terigu yang sudah disimpan lama.

Tepung Terigu yang Disimpan Terlalu Lama Bikin Warga Jepang Sekarat, Begini Trik Aman Menyimpannya
Tribunnews/JEPRIMA
Seorang pekerja saat merapikan tumpukan karung tepung terigu Bungasari siap edar di Pabrik PT Bungasari Flour Mills Kawasan Industri Krakatau, Tegalratu, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Rabu (9/11/2017). Pabrik tepung terigu yang memiliki fasilitas paling modern di Indonesia ini, mengadopsi sistem pengolahan gandum yang canggih dan modern. Flour Blending System merupakan sistem yang diterapkan dan menjadi keunggulan dari Bungasari yang berdiri sejak tahun 2012 ini. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - - Ngeri banget! Wanita ini sekarat karena makan masakannya yang gunakan tepung terigu yang sudah disimpan lama.

Kita pun harus waspada.

Beberapa orang mungkin memiliki ketakutan tersendiri ketika hendak mengonsumsi makanan yang tidak jelas kebersihan bahan serta proses pembuatannya.

Tak sedikit pula orang yang lebih memilih untuk memasak sendiri makanan yang hendak dikonsumsi sendiri.

Namun ternyata, hal tersebut belum tentu bisa menjamin kesehatan makanan yang bakal kita konsumsi.

Seperti yang terjadi pada wanita Jepang ini.

Kutu ditemukan di makanan berbahan tepung terigu
Kutu ditemukan di makanan berbahan tepung terigu ()

Seorang wanita berumur 43 tahun yang namanya tak disebutkan ini, tiba-tiba jatuh sakit dan sekarat setelah mengonsumsi okonomiyaki yang dimasaknya sendiri.

Mengutip Daily Mail, wanita yang sekarat ini langsung ditangani oleh Dr. Katsunori Masaki di Rumah Sakit Saiseikai Utsunomiya, Jepang.

Awalnya, sang dokter mengira jika pasien mengalami reaksi alergi yang parah akan bahan-bahan di kue okonomiyaki yang dibuatnya.

Namun setelah meneliti bahan-bahan okonomiyaki seperti telur, udang, cumi, dan sebagainya, Dr. Katsunori Masaki tak kunjung menemukan penyebabnya.

Halaman
1234
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas