Belajar dari Kisah Pilu Karamnya Perahu Layar Anjani & Adnan, Ini Tips Hindari Cowo PHP Ala Psikolog
Belajar dari kisah pilu karamnya perahu layar antara Jani dan Adnan, begini tipis menghindari cowo PHP dari seorang Psikolog Keluarga, Adib Setiawan.
Penulis:
Inza Maliana
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Kisah pilu karamnya "perahu layar" Anjani dan Adnan menjadi viral.
Kisah itu dibagikan oleh akun Facebook bernama Anjani Mutiara.
Anjani menuliskan kisah cintanya yang kandas setelah lebih dari 5 tahun menjalin hubungan.
Kandasnya hubungan Anjani dan Adnan dikarenakan tanpa sepengetahuan Anjani, Adnan diam-diam menikah dengan wanita lain.
Bahkan hingga Senin (30/12/2019), postingan tersebut telah disukai 6.800, 6.000 komentar dan telah dibagikan sebanyak 20.000 ribu kali.
Dari cerita tersebut, terbukti masih banyak wanita yang mudah tergoda dengan janji manis lelaki.
Tribunnews.com mencoba menelusuri tips supaya wanita tidak mudah tergoda janji manis lelaki dari Psikolog Keluarga, Adib Setiawan.
Menurut Adib, sebelum menikah pentingnya perasaan saling terbuka antar pasangan.
Seperti misalnya sesama pasangan terbuka untuk memeriksa handphone masing-masing.
"Pertama adalah ketika berpacaran kalau mau ke jenjang yang lebih serius, itu kalau bisa terbuka, seperti handphone bisa dicek,"
"Kalau hp belum boleh dicek itu jangan mudah percaya dulu, jadi seperti teman dulu aja tidak apa-apa," ujar Adib kepada Tribunnews.com, Senin (30/12/2019).
Lanjut Adib, wanita jangan bergantung kepada laki-laki dari aspek psikologisnya.
"Kalau bisa lebih mandiri karena kalau ketergantungan pada lelaki nanti yang terjadi bisa diberi harapan palsu dan yang dirugikan nanti pihak perempuan," ujar Adib.
Adib juga menambahkan kalau pihak wanita belum dilamar maka jangan menganggap hubungannya serius.
"Kalau istilahnya perempuan belum dilamar maka masih bisa terjadi perpisahan, intinya jangan percaya 100% kalau belum dilamar," pungkas Adib yang memiliki Yayasan Praktik Psikolog Indonesia atau paktekpsikolog.com.
Baca tanpa iklan