Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

4 Sikap Positif yang Harus Dimiliki Secara Mandiri untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Menghadapi situasi pandemi corona, Psikolog menyebut setiap orang dipandang perlu untuk memiliki setidaknya empat sikap positif secara mandiri.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 4 Sikap Positif yang Harus Dimiliki Secara Mandiri untuk Hadapi Pandemi Covid-19
freepik.com
Ilustrasi berpikir positif 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda penurunan.

Masyarakat dihadapkan dengan situasi yang penuh ketidakpastian.

Belum lagi kebijakan pemerintah yang dipandang tidak konsisten dan masyarakat yang dinilai tidak disiplin membuat situasi pandemi virus corona.

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) wilayah Jawa Barat, Aria Arayana Parasian Siregar mengungkapkan, setiap orang dipandang perlu untuk memiliki setidaknya empat sikap positif secara mandiri.

Aria Arayana Parasian Siregar
Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) wilayah Jawa Barat, Aria Arayana Parasian Siregar (Tribunnews/Istimewa)

"Yang utama setiap pribadi harus bisa membangun sikap positif yang mandiri, setidaknya ada empat," ungkap Aria kepada Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Kamis (21/5/2020).

Baca: Psikolog: Sisi Positif Pandemi Virus Corona Juga Perlu Disyukuri

1. Sikap Menghargai dan Empati

Ilustrasi Empati
Ilustrasi Empati (fisher.osu.edu)

Aria mengungkapkan, masyarakat harus bisa menghargai dan memiliki sikap empati terhadap seluruh pihak.

Rekomendasi Untuk Anda

Mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah, dan sesama masyarakat.

"Misal kepada tenaga kesehatan yang mungkin sedang merasa capek," ungkapnya.

Menurut Aria, fenomena 'Terserah Indonesia' adalah menggambarkan rasa capek yang dialami para tenaga medis.

"Apalagi mereka terancam tertular karena berhadapan dengan pasien corona," ujar Aria.

Belum lagi tenaga medis yang menghadapi stigma masyarakat yang takut tertular.

"Kita juga harus empati pada masyarakat, ada yang gelisah, ada yang kehilangan pekerjaan," ujarnya.

Empati juga harus ditunjukkan kepada para petugas di lapangan.

"Dan tenaga support yang bekerja hampir 24 jam," ungkap Aria.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas