Desainer Samuel Wongso Akui Selama PSBB Omzetnya Turun 85 Persen
Sebab, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan untuk mencegah penularan virus, membuat banyak pesta pernikahan dibatalkan.
Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Desainer kondang Samuel Wongso membeberkan omzet bisnisnya turun hingga 85 persen sejak virus corona (Covid-19) melanda Indonesia.
Sebab, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan untuk mencegah penularan virus, membuat banyak pesta pernikahan dibatalkan.
Kenyataan itu tentu mempengaruhi industri fashion di Tanah Air. Termasuk berimbas ke usaha yang digelutinya.
"Semua program terganggu, banyak jadwal yang tertunda seperti harus ke Medan, Batam, Singapore dan Melbourne," kata Samuel Wongso saat dihubungi awak media, Rabu (24/6/2020).
"Dunia fashion dan dunia wedding sangat terdampak sekali karena Covid-19 ini, bahkan 3 bulan masa PSBB omset ikut turun hingga 85%," ungkapnya.
Baca: Sibuk Traveling Penuhi Pesanan di Daerah, Desainer Samuel Wongso Akui Lebih Repot
Banyak dari kliennya yang sudah memesan pakaian di butik Wong Hang membatalkan rencananya ke luar negeri.
Padahal beberapa di antara mereka memesan jasa traveling tailor yang kini sedang digaungkan Samuel Wongso di induatri fashion Indonesia.
"Bnyak klien yang membatalkan rencana pre wedding keluar negri dan banyak juga yang menunda pernikahan sampai waktu yang belum di tentukan," ujar Samuel.
"Bebenarnya bukan tidak diambil, tapi karena di tundanya pernikahan atau prewedding membuat mereka nggak bisa melunasi," ucapnya.
Sekarang Samuel Wongso bisa sedikit bernafas lega karena beberapa hari lalu ia baru saja kembali menjalani traveling tailor ke Medan.
Ini jadi kali pertama ia kembali menjalani traveking tailoe seterlah tiga bulan ia tak bisa kemana-mana karena PSBB.
Sejak awal Marer 2020, Samuel Wongao memang sudah memulai konsep traveling tailor yang sudah cukup terkenal di beberapa negara maju di dunia.