Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemberian ASI untuk Si Kecil Bantu Kecilkan Rahim dan Cegah Pendarahan Pada Ibu Pascamelahirkan

Pemberian air susu ibu (ASI) sejak bayi lahir telah menjadi standar emas makanan bayi yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pemberian ASI untuk Si Kecil Bantu Kecilkan Rahim dan Cegah Pendarahan Pada Ibu Pascamelahirkan
Shutterstock
Ilustrasi ibu menyusui. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemberian air susu ibu (ASI) sejak bayi lahir telah menjadi standar emas makanan bayi yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Proses menyusui segera setelah bayi pun bisa menjadi proses perkenalan pertama ibu dengan anak untuk memperkuat hubungan emosional atau bonding ibu dan anak.

Pakar laktasi dr. Ameetha Drupadi menyebutkan bagi ibu pemberian ASI segera setelah melahirkan bisa membantu mengecilkan rahim yang membesar saat hamil dan melahirkan.

"Ketika menyusui bayi yang baru lahir akan merangsang kontraksi, jadi merangsang evolusi rahim yang besar ketika melahirkan lalu jadi mengecilkan rahim," ungkap dr. Ameetha saat webinar bersama Teman Bumil, Senin (10/8/2020).

Baca: Apa Saja Nutrisi Makro dan Mikro dalam Susu Ibu Menyusui?

Kemudian pemberian ASI bisa mengurangi pendarahan setelah proses melahirkan sehingga bisa mengantisipasi munculnya penyakit lain seperti anemia kurang darah.

"Memberikan ASI bisa mengurangi pendarahan itu makanya penting banget buat ibu yang baru melahirkan segera susui bayinya secara langsung," kata dr. Ameetha.

Memberikan ASI juga dapat mengurangi kanker payudara dan ovarium yang berisiko terjadi pada perempuan.

Baca: Sandra Dewi Ceritakan Perbedaan Karakter Kedua Anaknya Saat Menyusui

Terakhir menyusui bisa menjadi alat kontrasepsi alami untuk mengatur jarak kehamilan dengan anak berikutnya tapi harus dengan beberapa syarat.

Syaratnya ibu harus memberikan full ASI dan diberikan langsung dari puting ibu selama enam bulan terturut-turut dan ibu belum menstruasi.

"Jadi memberikan ASI langsung selama enam bulan berturut-turut dan ibu menyusui langsung 70 persen bisa jadi KB alami," ucap dr. Ameetha.

Ikuti kami di
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas