Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Sejauh Mana Peran Nutrisi Dalam Pengobatan Masalah Kesehatan Mental?

Kecemasan dan depresi merupakan masalah kesehatan mental yang paling umum di dunia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Sejauh Mana Peran Nutrisi Dalam Pengobatan Masalah Kesehatan Mental?
freepik.com
Ilustrasi stres. Lama terkurung dalam rumah bisa mempengaruhi kesehatan mental. 

Nutrisi di dalam suplemen

Selain pola diet, para ilmuwan tertarik pada efek potensial dari nutrisi individu dalam bentuk suplemen makanan.

Diketahui ada hubungan antara nutrisi seperti folat, magnesium, zat besi, seng, vitamin D, dan lainnya yang rendah dapat menimbulkan kecemasan, serta risiko depresi.

Meski begitu, ada bukti yang tidak meyakinkan tentang apakah mengonsumsi suplemen bermanfaat untuk kesehatan mental.

Namun, sebuah artikel di Frontiers in Physiology pernah membahas bagaimana asam lemak omega-3 dapat mengurangi tingkat peradangan.

Karena efek anti-inflamasi dan pentingnya kesehatan otak, para ilmuwan telah menyelidiki omega-3 untuk efek potensial mereka pada kesehatan mental.

Lalu, pada tahun 2018 dan 2019, ulasan uji coba terkontrol acak menemukan suplemen omega-3 efektif dalam pengobatan kecemasan dan depresi pada orang dewasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Kendati demikian, masih belum jelas apakah suplementasi omega-3 dapat membantu meningkatkan suasana hati pada sebagian besar individu.

Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan untuk memperoleh sebagian besar nutrisi ini melalui diet yang sehat dan bervariasi.

Hubungan nutrisi dan kesehatan mental

Beberapa ilmuwan percaya, bahwa efek peradangan dari pola diet tertentu bisa membantu menjelaskan hubungan antara nutrisi dan kesehatan mental.

Apalagi, sebagian besar kondisi kesehatan mental tampaknya berhubungan dengan peningkatan tingkat peradangan.

Misalnya, diet yang bermanfaat untuk kesehatan mental adalah tinggi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, yang semuanya adalah makanan kaya akan senyawa anti-inflamasi.

Penjelasan lainnya adalah diet dapat memengaruhi bakteri di usus, yang sering orang sebut sebagai mikrobiom usus.

Penelitian yang sedang berlangsung menemukan hubungan kuat antara kesehatan usus dan fungsi otak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas