Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Begadang Tak Ada Manfaatnya, Bikin Jerawatan, Wajah Jadi Tua Sebelum Waktunya

Begadang tak bermanfaat, bahkan dampaknya bisa bikin tua sebelum waktunya, wajah jerawatan.

Begadang Tak Ada Manfaatnya, Bikin Jerawatan, Wajah Jadi Tua Sebelum Waktunya
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Selain mengantuk berlebihan dan sering menguap, kurang tidur akibat begadang akan berpengaruh kepada kondisi emosi, kemampuan kognitif, dan fungsi otak. Efek begadang bagi kesehatan juga meningkatkan risiko penyakit, seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, kanker, dan penyakit jantung. Selain itu dampak buruk yang lainnya adalah kulit wajah akan tampak lebih tua, berat badan naik, depresi, pelupa, menurunkan libido dan meningkatkan resiko kematian. Begadang Tak Ada Manfaatnya, Bikin Jerawatan, Wajah Jadi Tua Sebelum Waktunya(Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Begadang jangan begadang, penggalan lirik lagu yang dipopulerkan si raja dangdut Rhoma Irama ini benar adanya.

Begadang tak bermanfaat, bahkan dampaknya bisa bikin tua sebelum waktunya, wajah jerawatan.

Ya, ,muncul jerawat menjadi masalah kulit yang sering dialami banyak orang. Beberapa hal dapat mempengaruhi timbulnya jerawat terutama pola tidur yang tidak teratur.

Baca juga: Cara Ratakan Tekstur Kulit Bopeng Akibat Bekas Jerawat, Rutin Eksfoliasi dan Gunakan Pelembap

Baca juga: Performa Seksual Laki-laki Akan Menurun Seiring Proses Penuaan

Selain kasar saat diraba, kulit berjerawat juga akan terlihat kusam dan membuat seseorang kurang percaya diri.

Selain faktor hormon, begadang atau pola tidur yang tidak baik dapat menyebabkan jerawat dan penuaan dini.

Ilustrasi jerawat
Ilustrasi jerawat (Averr Aglow)

"Tidur di atas jam 12 malam akan timbul hormon kortisol stress yang keluar dan itu tidak baik untuk kesehatan kulit," ungkap dr. Hari Darmawan, SpKK spesialis kulit dan kelamin, saat live Instagram, dikutip Tribunnews, Jumat, (2/4/2021).

"Jadi tidur yang baik 8 jam dengan kualis yang baik, dari jam 10 malam. Setelah itu tidak baik, bukan karena kuantitas, tapi kualitas tidur harus diperhatikan," pungkasnya.

Menurut dr. Hari, hormon kortisol yang timbul saat tengah malam dapat menyebabkan munculnya jerawat dan menimbulkan tanda-tanda penuaan dini.

Tidur yang baik dianjurkan 8 jam lamanya dan mengkonsumsi air putih yang banyak sehingga membantu menetralisir gula yang dapat menyebabkan kulit kering dan berjerawat.

Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas