Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Bolehkah Vitamin Rutin Diberikan pada Anak di Masa Pandemi Covid-19? Simak Penjelasan Dokter

Vitamin memiliki peran penting untuk menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari berbagai macam virus termasuk Covid-19. Tapi apakah boleh setiap hari?

Bolehkah Vitamin Rutin Diberikan pada Anak di Masa Pandemi Covid-19? Simak Penjelasan Dokter
Shutterstock
Ilustrasi vitamin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan berada di rumah adalah cara yang tepat untuk melindungi anak dari virus Covid-19.

Selain itu, orangtua memang memiliki peran penting untuk selalu memberikan gizi seimbang kepada anak untuk tetap terjaga kesehatannya. 

Terkait hal itu, apakah vitamin atau suplemen dapat diberikan kepada anak setiap saat selama pandemi Covid-19

"Jadi memang anak selama pandemi di rumah aja itu yang paling utama sebenarnya stay at home menjadi terlindungi," kata dokter Reisa saat acara virtual Parentversary Mothercare, Senin (19/7/2021).

"Kedua adalah dilihat dari gizi seimbang pada anak dari mikro nutrium dan makro nutrium itu sudah dilengkapi," imbuhnya.

Baca juga: Bahaya Jika Sembarangan, Simak Tips Memilih Obat dan Vitamin yang Aman dan Tepat untuk COVID-19

Baca juga: Catat! Ini Makanan dengan Sumber Vitamin D yang Baik untuk Dikonsumsi

Vitamin memiliki peran penting untuk menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari berbagai macam virus termasuk Covid-19. 

Juru Bicara Pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro dalam keterangan persnya dalam tayangan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/2/2021).
Juru Bicara Pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro dalam keterangan persnya dalam tayangan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/2/2021). (Biro Pers)

Namun dalam mengkonsumsi vitamin untuk anak dianjurkan apabila si anak kekurangan gizi seimbang dari makanan maupun buah-buahan.

"Jadi kalau memang kalau vitamin atau suplemen itu jika anak itu kekurangan (gizi) dan dibuthkan ksrena alasan tertentu," ungkapnya.

Apabila gizi seimbang telah diberikan untuk anak, orangtua tidak perlu lagi khawatir memikirkan soal pemberian vitamin. Karena menurutnya semua semua yang dibutuhkan untuk anak telah terpenuhi dari asupan gizi yang telah diberikan.

"Kalau masih sehat dan semua gizi terpenuhi sebenarnya engga usah mikir-mikir pake suplemen atau vitamin apa dan nambahin apa, sebenarnya dari basic itu sudah terpenuhi," ungkap ibu dua anak itu.

Namun, Jika ada anak yang susah untuk mengkonsumsi buah atau sayuran, maka orangtua bisa menambahkan suplemen atau vitamin untuk menggantikan gizi yang hilang.

Terakhir, dokter Reisa memberikan beberapa cara agar anak mendapatkan gizi seimbang yang cukup selain untuk menjaga kesehatan tapi juga menjaga mental sang anak.

"Selain makan makanan yang tinggi gizi, bisa juga dari minum air mineral yang cukup, tidur yang cukup dan tetap aktif olahraga di rumah serta tetap tersalurkan dari segi mental," ujarnya.

"Karena kesehatan bukan dari fisik aja tapi dari mental juga," tutupnya.

Penulis: Fauzi Nur Alamsyah
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas