Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Surat Al Kautsar dalam Tulisan Arab dan Latin, Dilengkapi Arti serta Tafsir Surat Al Kautsar

Simak bacaan Surat Al Kautsar ayat 1-3 dalam tulisan Arab dan latin, beserta arti dan tafsirnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Surat Al Kautsar dalam Tulisan Arab dan Latin, Dilengkapi Arti serta Tafsir Surat Al Kautsar
TRIBUNNEWS/Jeprima
Warga saat membaca al quran di Masjid Al Amanah, Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/5/2021). Dalam artikel mengulas tentang Surat Al Kautsar, mulai dari arti hingga tafsirnya. 

Artinya:

Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).

Warga saat membaca al quran di Masjid Al Amanah, Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/5/2021).
Warga saat membaca al quran di Masjid Al Amanah, Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/5/2021). Dalam artikel mengulas tentang Surat Al Kautsar, mulai dari arti hingga tafsirnya. (TRIBUNNEWS/Jeprima)

Tafsir Surat Al Kautsar

Dikutip dari www.pa-tulangbawang.go.id, surat Al Kautsar juga berkaitan dengan perintah ibadah Qurban di bulan Dzulhijjah.

Pada ayat pertama Allah berfirman;

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ

"sesungguhnya Kami telah memberikan kamu nikmat yang banyak"

Rekomendasi Untuk Anda

Pada ayat pertama, ada dua tafsiran dari kata Al Kautsar.

Apabila dalam konteks Allah berfirman kepada Nabi Muhammad SAW, Al-Kautsar ini bermakna telaga yang diperuntukkan kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya kelak di akhirat.

Sebagian Ulama Tafsir mengatakan, telaga tersebut disediakan di Padang Mahsyar ketika umat manusia dilanda kehausan.

Selanjutnya, ada juga yang berpendapat telaga tersebut, disediakan setelah Umat Islam masuk surga nantinya.

Kategori Umat Nabi Muhammad yang berhak mendapatkan fasilitas telaga Al-Kautsar ini nantinya dilihat dari bekas wudhunya di hari akhir kelak.

Tidak semua Ummat Muhammad mendapatkannya karena banyak Ummat Nabi yang menyimpang di akhir zaman ini.

Banyak yang mengaku Muslim, namun tidak beragama sesuai Sunnah Nabi.

Bahkan, banyak pula yang menentang ajaran Nabi.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas