Tribun Lifestyle

Suami Harus Tahu, Tak Semua Pekerjaan Rumahtangga Dibebankan ke Istri, Termasuk Urusan Dapur

Indonesia adalah negara yang 75 persen pekerjaan rumahtangga dibagikan antara suami dan istri. Namun, hanya 3 dari 10 suami membantu istri di dapur.

Editor: Willem Jonata
zoom-in Suami Harus Tahu, Tak Semua Pekerjaan Rumahtangga Dibebankan ke Istri, Termasuk Urusan Dapur
Food & Wine Magazine
Ilustrasi memasak 

TRIBUNNEWS.COM - Wanita selalu dilanda tekanan dan ekspektasi sosial yang berlebihan. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, usia menikah hingga aktivitas di dapur.

Bahkan, hingga saat ini kesadaran masyarakat terhadap kesetaraan gender masih terbilang rendah, sebagaimana data The Global Gender Gap Index 2020 yang dirilis oleh World Economic Forum.

Salah satu penyebabnya edukasi tentang kesetaraan gender di masyarakat sejak usia dini masih kurang.

Berdasarkan studi HILL ASEAN 2018, Indonesia adalah salah satu negara yang 75 persen pekerjaan rumah tangga dibagikan antara suami dan istri.

Namun, hanya 3 dari 10 suami yang membantu istri di dapur.

Baca juga: Erick Thohir Gaungkan Kesetaraan Gender dan Generasi Muda di Lingkungan BUMN

Baca juga: Toxic Beauty Standards Tak Kenal Gender, 4 Aktor Ini Pernah Mengalaminya

Studi dari Nation Research 2018 mengungkapkan salah satu masalah yang membuat perempuan merasa frustrasi dalam pernikahan adalah merasa kurang dihargai oleh suami meski telah menyelesaikan segala urusan rumah tangga, salah satunya di dapur.

Tak salah, masih ada stereotip yang melekat terhadap gender tertentu, terutama perempuan.

Perempuan selalu diharapkan untuk bisa memasak dan mengurus dapur, sedangkan laki-laki sering dianggap tabu untuk memasak.

Namun hal tersebut tidak berlaku di keluarga Annisa Nur Erawan, yang merupakan seorang tenaga kesehatan yang pernah bertugas di RS Salamun Bandung dan sejak dua tahun belakangan ini terlibat untuk mengatasi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Memasak Jadi Sarana Penghilang Stres dan Mengekspresikan Diri, Bagus Buat Kesehatan Mental

Untungnya, Annisa mempunyai suami dan anak yang sudah sadar akan kesetaraan gender dalam keluarga.

Profesi Annisa sebagai tenaga kesehatan mengharuskannya untuk membagi perhatian akan mengurus keluarga dan bekerja sebagai tenaga kesehatan.

"Untungnya, ketika pekerjaan saya sedang terasa berat, saya dibantu oleh suami dan anak laki-laki saya. Jadi kalau saya tinggal kerja, mereka nggak kelaparan banget, karena bisa masak sendiri," katanya. Zafran, anak laki-laki Annisa, menyadari bahwa pekerjaan mengurus rumah tidak hanya urusan perempuan, tapi laki-laki juga bisa ikut membantu.

"Selama 2 tahun ini Ibu bekerja lebih keras karena pandemi Covid-19. Ibu kayaknya selalu terlihat capek. Tidak masalah. Saya senang bisa masak sendiri masakan yang simple, misal telur atau tahu, tinggal pakai kecap ABC," ujarnya.

Contoh lainnya terlihat dari pasangan selebritis, Titi Kamal dan Christian Sugiono.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas