Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Konsumsi Kental Manis dengan cara Diseduh Tingkatkan Risiko Diabetes dan Obesitas

Kandungan gula dalam susu kental manis tergolong cukup tinggi untuk dikonsumsi.

Konsumsi Kental Manis dengan cara Diseduh Tingkatkan Risiko Diabetes dan Obesitas
iStock
Ilustrasi susu kental manis. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Kelompok Subtansi Standardisasi Bahan Baku, Kategori, Informasi dan Harmonisasi Pangan Olahan, Yeni Restiani mengatakan, regulasi telah mengatur penggunaan susu kental manis hanya untuk topping bukan untuk diseduh.

"Kami sudah menuangkan dalam regulasi peraturan badan POM nomor 31 tahun 2018 tentang label pangan olahan jadi memang ditegaskan pula bahwa penggunaan yang benar itu digunakan sebagai topping misalnya untuk martabak, campuran kopi, coklat, dan lain-lain," ungkapnya.

Mengkonsumsi susu kental manis dengan cara diseduh ternyata bisa meningkatkan risiko diabetes hingga obesitas.

Pada anak-anak terlebih lagi bayi di bawah 1 tahun, konsumsi susu kental manis dapat mengakibatkan gangguan gizi dan tumbuh kembang anak.

Dalam kondisi yang lebir parah, anak dapat mengalami gizi buruk dan stunting.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. dr. Inge Permadhi, SpGK mengungkap alasan di balik larangan menyeduh susu kental manis.

Baca juga: Kadar Gula Tinggi, Begini Cara Tepat Mengonsumsi Kental Manis

Kandungan gula dalam susu kental manis tergolong cukup tinggi untuk dikonsumsi.

Padahal, saat dikonsumsi dengan cara diseduh, jumlah susu kental manis yang digunakan cenderung dalam jumlah banyak jika tak ingin terasa hambar.

Juga, menyeduh susu kental manis dapat mengakibatkan masyarakat berasumsi minuman ini adalah susu dan memiliki kandungan gizi yang baik untuk anak.

Hal ini berbeda halnya jika susu kental manis digunakan sebagai topping untuk dikonsumsi bersama makanan lain.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas