Tribun Lifestyle

Bacaan Doa

TATA CARA dan Bacaan Niat Sholat Gerhana Bulan, Lengkap dengan Contoh Khutbah

Berikut ini bacaan niat sholat Gerhana Bulan, lengkap dengan tata cara beserta contoh teks khutbahnya.

Penulis: Adya Ninggar P
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
TATA CARA dan Bacaan Niat Sholat Gerhana Bulan, Lengkap dengan Contoh Khutbah
Freepik
Ilustrasi sholat gerhana bulan - Simak bacaan niat, tata cara sholat Gerhana Bulan dalam artikel ini 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam artikel ini terdapat bacaan niat dan tata cara salat Gerhana Bulan.

Berdasarkan data astronomi, Indonesia akan mengalami Gerhana Bulan Sebagian pada 19 November 2021 mendatang.

Umat Islam dianjurkan melakukan salat gerhana, walaupun dalam posisi gerhana bulan sebagian.

Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar, taubat, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya.

Baca juga: Bacaan Niat salat Gerhana Dilengkapi Tata Cara salat & Tuntunan Syariat Islam saat Terjadi Gerhana

Baca juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dilaksanakan 18 19 20 November 2021, Simak Bacaan Niat & Keutamaannya

Dikutip dari kemenag.go.id, berikut ini tuntunan Islam dan tata cara salat Gerhana Bulan Sebagian:

Tuntunan Islam saat terjadi Gerhana:

حَدَّثَنَا أَبُو الوَلِيْد قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةِ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيْرَةُ بْنِ شُعْبَةِ يَقُوْلُ اِنْكَسَفَتْ الشَّمْسُ يَوْمَ مَاتَ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ النَّاسُ اِنْكَسَفَتْ لِمَوْتِ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: “Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata, “Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim. Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak.” (H.R. Al-Bukhari)

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kita tuntunan syariat yang mulia ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan, antara lain:

1. Menghadirkan rasa takut kepada Allah saat terjadinya gerhana matahari dan bulan, karena peristiwa tersebut mengingatkan kita akan tanda-tanda kejadian hari kiamat, atau karena takut azab Allah diturunkan akibat dosa-dosa yang dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas