Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

5 Alasan Mengapa Cokelat Dijadikan Hadiah di Hari Valentine

Mengapa cokelat menjadi hadiah yang umum diberikan di hari Valentine? Ini dia 5 alasannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 5 Alasan Mengapa Cokelat Dijadikan Hadiah di Hari Valentine
Freepik
Ilustrasi cokelat valentine. Mengapa cokelat menjadi hadiah yang umum diberikan di hari Valentine? Ini dia 5 alasannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Cokelat identik dengan Hari Valentine, yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari.

Seseorang biasanya memberikan cokelat kepada orang tercintanya di Hari Valentine.

Tetapi mengapa cokelat dan bukan permen atau makanan lain?

Dilansir santabarbarachocolate.com, ini 5 alasan mengapa cokelat umumnya dijadikan hadiah di Hari Valentine.

1. Cokelat dianggap makanan afrodisiak

Cokelat dianggap makanan afrodisiak sejak zaman Aztec.

Baca juga: Hari Valentine 2023: Cara Merayakan Bersama Pasangan atau Sendirian

Cokelat konon mengandung zat yang mengobarkan hasrat dan membuat sepasang kekasih lebih terbuka soal romansa.

Rekomendasi Untuk Anda

Di masa lalu, hal ini mengakibatkan tradisi bangsawan Eropa memberikan cokelat yang dicampur dengan amber kepada kekasih mereka untuk merangsang cinta mereka.

Menurut sains, mungkin ada beberapa kebenaran dalam legenda lama.

Menurut penelitian terbaru, wanita yang makan cokelat dikatakan menunjukkan lebih banyak keinginan untuk romansa dibandingkan dengan wanita yang tidak makan cokelat.

Ini mungkin karena cokelat melepaskan bahan kimia penenang otak yang meningkatkan energi dan tingkat hasrat.

Cokelat terbukti dapat meningkatkan mood dan sering disamakan dengan perasaan jatuh cinta.

2. Cokelat adalah makanan untuk Dewa, menurut mitologi Yunani

Ilustrasi cokelat valentine
Ilustrasi cokelat valentine (Freepik)

Baca juga: 25 Ucapan Hari Valentine 2023, Cocok Dibagikan di Medsos atau Dikirim kepada Orang Tersayang

Cokelat berasal dari pohon kakao yang juga dikenal 'Theobroma cacao' yang merupakan cara bangsa Yunani untuk mengatakan 'makanan untuk para Dewa'.

Meskipun tidak semua orang setuju dengan istilah ini, peradaban Maya kuno menganggap dewa kakao sebagai dewa yang disakralkan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas