Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

2 Teks Naskah Khutbah Singkat Gerhana Bulan Berbagai Tema

Inilah contoh dua teks naskah singkat tentang gerhana bulan dengan berbagai tema. Dapat dibacakan setelah shalat gerhana bulan penumbra malam ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sri Juliati
zoom-in 2 Teks Naskah Khutbah Singkat Gerhana Bulan Berbagai Tema
Freepik
ILUSTRASI - Contoh dua teks naskah singkat tentang gerhana bulan dengan berbagai tema. Dapat dibacakan setelah shalat gerhana bulan penumbra malam ini. 

Jamaah shalat gerhana bulan yang terhormat.

Kita patut bersyukur dipertemukan dengan gerhana bulan. Gerhana adalah peristiwa alam. Peristiwa tersebut sebagai tanda kebesaran Allah.

Gerhana bukan karena mati atau hidupnya seseorang. Bukan pula bulan dimakan raksasa. Menurut istilah fikih disebut khusuf.

Bulan beredar mengitari bumi. Lama perjalanannya dalam satu putaran sinodis adalah satu bulan atau rerata 29 hari 12 jam 44 menit 2,8 detik.

Gerhana bulan ialah tertutupnya sinar matahari oleh bumi sehingga bulan berada di dalam bayang-bayang bumi.

Gerhana bulan terjadi saat matahari, bumi dan bulan berada pada atau dekat garis lurus di mana bulan terletak di belakang bumi dan bumi berada di antara matahari dan bulan. Waktunya pas malam purnama.

Gerhana bulan ada yang total dan ada yang sebagian. Gerhana bulan total terjadi bila bayang-bayang kerucut bumi menutup semua permukaan bulan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara gerhana bulan sebagian terjadi jika bayang-bayang kerucut bumi hanya menutupi sebagian.

Tuntunan syari tentang gerhana bulan telah ditetapkan dalam muktamar tarjih XX di Garut. Dasarnya hadis dari Abu Masud. Nabi SAW telah bersabda.

Sesungguhnya matahari dan bulan tidak gerhana karena kematian seseorang, tetapi dua tanda kebesaran Allah. Maka apabila kamu melihatnya, maka berdirilah dan kerjakan salat.

Cara melaksanakan salat hendaknya imam menyerukan as-salaatu jaamiah. Salat dilaksanakan secara berjamaah, bersuara nyaring tanpa azan dan ikamah.

Kemudian imam memimpin orang banyak mengerjakan salat dua rakaat. Rakaat pertama dimulai dengan takbir, iftitah, fatihah dan disunnahkan membaca surat Al-Baqarah atau setara dengan 286 ayat.

Rukuk pertama membaca tasbih sebanyak 250 kali. Berdiri bakda ruku. Membaca Fatihah dan surat Al Imron atau setara dengan 200 ayat.

Rukuk kedua membaca 200 tasbih. Berdiri iktidal sami Allahu liman hamida. Sujud pertama membaca 250 tasbih. Duduk diantara dua sujud. Sujud kedua membaca 200 tasbih.

Berikutnya berdiri melaksanakan rakaat kedua. Takbir, Fatihah dan disunnahkan membaca surat An Nisa atau setara dengan 176 ayat.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas