Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Tips Berikan Bahan Bacaan Pada Anak untuk Dorong Perkembangan Otak

Kegiatan membaca buku diketahui kaya akan manfaat. pada anak membaca buku bisa dorong perkembangan otak. Ini trik memilih bahan bacaan yang tepat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tips Berikan Bahan Bacaan Pada Anak untuk Dorong Perkembangan Otak
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kegiatan membaca buku diketahui kaya akan manfaat. pada anak membaca buku bisa dorong perkembangan otak. Ini trik memilih bahan bacaan yang tepat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Kegiatan membaca buku diketahui kaya akan manfaat.  

Dengan membaca buku, ilmu pengetahuan dan wawasan pun akan bertambah. 

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Orangtua Ajarkan Anak Membaca? Begini Kata Dokter

Tidak hanya itu, pada anak membaca buku bisa dorong perkembangan otak. 

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr.dr.Hesti Lestari Sp.A(K). 

"Kita tahu bahwa kalau melihat otak itu ada namanya sinaps.  Seperti kabel listrik menghubungkan satu titik dengan satu titik lain," kata dr Hesti pada media briefing virtual, Senin (11/12/2023). 

Baca juga: Influencer Febi Adellia Merambah Dunia Bisnis, Modalnya Sering Baca Buku & Belajar dari Pengalaman

Sinaps merupakan sistem saraf yang mengendalikan aktivitas otak. 

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui jika pembentukan sinaps paling awal ada penglihatan dan pendengaran. Dan pembentukan sinaps membutuhkan pengalaman.

Ilustrasi anak-anak membaca.
Ilustrasi anak-anak membaca. (freepik)

"Agar kognitif anak tinggi, rangsang perkembangan lebih dahulu mendengar dan melihat. Membacakan buku sejak dini dapat meningkatkan skill literatur dasar, perkembangan bahasa dan keberhasilan akademis," tutupnya. 

Lebih lanjut, dr Hesti pun bagikan tips berikan bahan bacaan pada anak untuk dorong perkembangan otak. 

"Otak kanan itu lebih condong dihubungkan dengan kreatifitas, imajinatif, sementara otak kiri lebih ke arah hitung, angka dan sebagainya," jelas dr Hesti. 

Maka, orangtua bisa memberikan berbagai macam bacaan.

Orangtua dapat mulai membacakan cerita yang beragama  pada anak untuk merangsang kedua sisi otak ini. 

"Kalau sifatnya imajinatif, mengasah kreatifitas menarik, sifatnya otak kanan. 

Kalau menghitung dan sebagainya otak kiri," papar dr Hesti. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas