Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Batik Kendil Emas Punya Lima Motif, Diperkenalkan Bupati Kendal dan Chacha Frederica

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto bersama sang istri Wynne Frederica memperkenalkan Batik Kendal, hasil kolaborasi kreatif dengan desainer Mel Ahyar. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Batik Kendil Emas Punya Lima Motif, Diperkenalkan Bupati Kendal dan Chacha Frederica
Tribunnews/Aisyah
Konferensi pers dan peluncuran Batik Kendil Emas di Restoran Le Nusa, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).  

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Setiap daerah di Indonesia memiliki seni batik dengan karakteristik, corak, dan filosofi yang unik. 

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto bersama sang istri Wynne Frederica memperkenalkan Batik Kendal, hasil kolaborasi kreatif dengan desainer Mel Ahyar

Sejak menjadi istri Bupati, Frederica atau artis yang akrab di Chacha memang ditunjuk menjadi ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kendal. 

Salah satu tugasnya adalah memajukan usaha Mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat hingga pengrajin. 

Di sisa masa jabatannya Chacha ingin memperkenalkan batik kendal sebagai warisan budaya dengan menghadirkan batik Kendal mengangkat tema 'Kendil Emas'. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita ingin memperkenalkan batik asli kabupaten Kendal ini agar Kendal juga dikenal memiliki batik, agar diingat orang. Tamu-tamu biasanya tanya mana batik khas Kendal, nah sekarang ada sudah dipatenkan,” kata Chacha Frederica saat Konferensi pers di Le Nusa, Jakarta, (20/11/2024).

Batik Kendil Emas, Lima Motif dalam Lima Jahitan

Chaca menceritakan makna tema Kendil Emas. Tema ini diangkat dari salah satu cerita rakyat khas Kendal yang mengandung nilai-nilai budaya dan kebijaksanaan lokal yang mendalam. 

Setiap helai batik ini dirancang dengan cermat untuk menggambarkan keindahan, kearifan, dan semangat masyarakat Kendal yang terus hidup dalam kisah "Kendil Emas." 

Pameran batik ini bukan hanya menampilkan seni dalam bentuk motif dan warna.

Tapi juga berusaha menghidupkan kembali cerita-cerita lama yang mengakar kuat di masyarakat Kendal.

Sehingga warisan budaya ini dapat terus dikenal, dipahami, dan dihargai oleh generasi saat ini dan masa depan.

Dirancang dengan lima jahitan baju, batik ini melambangkan kebanggaan dan identitas masyarakat Kendal yang melekat kuat. 

Lima jahitan tersebut kenalkan lima motif di dalamnya yaitu Bahurekso, Agra Samodra, Akara Kundika, Kendalasari dan Bhumi Kendala Pura Sogan. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas