Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Anak Bisa Mendengar Musik Sejak dalam Kandungan, Begini Caranya

Musik bisa jadi stimulasi perkembangan otak, dan bisa dikenalkan sejak anak masih dalam kandungan. Tepatnya mulai trimester ketiga kehamilan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Anak Bisa Mendengar Musik Sejak dalam Kandungan, Begini Caranya
canalc.com.ar
LUSTRASI IBU HAMIL - Dokter Subspesialis Fetomaternal dr. Reza Tigor Manurung, Sp.OG, Subsp.KFM mengatakan, banyak calon orangtua yang cemas dan penuh pertanyaan tentang kondisi bayi dalam kandungan. Untuk itu, dokter yang praktik di di Women’s Health Center Bethsaida Hospital ini mengatakan, diagnosis prenatal membantu mendeteksi kemungkinan kelainan atau kondisi khusus pada janin sejak dini sehingga calon orangtua bisa lebih siap, baik secara medis maupun emosional—menghadapi kehamilan dan persalinan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Musik bukan hanya soal hiburan. Bagi anak-anak, musik bisa menjadi stimulasi penting yang mendukung perkembangan otak, emosi, hingga kemampuan motorik. 

Namun, pertanyaannya, sejak kapan sebenarnya anak sebaiknya dikenalkan dengan musik?

Terkait hal ini, Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang Pediatrik Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR Dr Lisa Pangemanan, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K) beri penjelasan. 

Ia mengungkapkan jika musik bisa dikenalkan bahkan sejak anak masih dalam kandungan, tepatnya mulai trimester ketiga kehamilan.

Baca juga: Dengarkan Musik untuk Anak, Dokter Ingatkan Batasan Volume dan Jenisnya

“Respons terhadap suara itu sudah mulai ada pada tiga bulan terakhir kehamilan. Jadi mulai kapan? Ya mulai saat itu,” ungkapnya pada media briefing virtual yang diselenggarakan IDAI, Selasa (24/6/2025).

Bayi dalam kandungan memang sudah mampu mendengar dan merespons suara-suara dari luar rahim, termasuk detak jantung ibu, suara ibunya berbicara, bahkan alunan musik

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itulah, tidak sedikit orang tua yang memilih memperdengarkan lagu atau menyanyikan lullaby kepada janinnya.

“Apakah diajarin musik mulai dari saat itu? Ya kan bisa orang tuanya sambil nyanyi, misalnya. Kan anak sudah merespon, gitu kan,” lanjutnya.

Namun, penting bagi orang tua untuk tidak terburu-buru memperkenalkan musik dengan cara yang justru berisiko. 

Salah satu kebiasaan yang sempat populer adalah memperdengarkan musik melalui earphone langsung ke perut ibu hamil

Alih-alih menenangkan, pendekatan ini justru bisa membuat janin merasa tidak nyaman.

“Somehow dia bisa menendang earphone-nya secara tepat. Jadi mungkin kurang nyaman karena kencang atau segala macam,” ungkapnya. 

Lantas, bagaimana pendekatan terbaik mengenalkan musik pada anak sejak dini?

Ahli menyarankan pendekatan yang alami dan hangat. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas