Doa Malam Jumat yang Mustajab, Bisa Membuka Pintu Rezeki
Doa malam Jumat dapat diamalkan untuk memohon ampunan Allah, perlindungan, dan kelancaran rezeki. Doa-doa ini juga dapat diamalkan pada hari lain.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Sri Juliati
Dari Abu Darda’ radhiyallāhu ‘anhu, bahwa Nabi SAW bersabda: “Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ ٱلْكِتَٰبَ وَلَمْ يَجْعَل لَّهُ عِوَجًا
Al-ḥamdu lillāhi alladzī anzala ‘alā ‘abdihil-kitāba wa lam yaj‘al lahu ‘iwajā.
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya, dan Dia tidak menjadikannya bengkok (menyimpang).
قَيِّمًا لِّيُنذِرَ بَأْسًۭا شَدِيدًۭا مِّن لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًۭا حَسَنًۭا
Qayyiman liyundzira ba’san syadīdan mil ladunhu wa yubasyyira al-mu’minīna alladzīna ya‘malūna aṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā.
Artinya: (Qur’an itu) sebagai kitab yang lurus, untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat pedih dari sisi-Nya, dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik.
مَّـٰكِثِينَ فِيهِ أَبَدًۭا
Mākitsīna fīhi abadā.
Artinya: Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
وَيُنذِرَ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدًۭا
Wa yundzira alladzīna qālū ittakhadza Allāhu waladā.
Artinya: Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata, “Allah mempunyai anak.”
مَّا لَهُم بِهِۦ مِنْ عِلْمٍۢ وَلَا لِـَٔابَآئِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةًۭ تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَٰهِهِمْ ۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًۭا
Mā lahum bihi min ‘ilmin walā li-ābā’ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, in yaqūlūna illā kadzibā.
Artinya: Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah besarnya perkataan yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.
فَلَعَلَّكَ بَـٰخِعٌۭ نَّفْسَكَ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ إِن لَّمْ يُؤْمِنُوا۟ بِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَسَفًا
Fa la‘allaka bākhi‘un nafsaka ‘alā ātsārihim in lam yu’minū bihādzal-ḥadītsi asafā.
Artinya: Maka boleh jadi engkau akan membinasakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, jika mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an).
إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى ٱلْأَرْضِ زِينَةًۭ لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا
Innā ja‘alnā mā ‘alal-arḍi zīnatan lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalā.
Artinya: Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang paling baik amalnya.
Baca tanpa iklan