Doa saat Banjir, Mengikuti Teladan Rasulullah SAW dan Nabi Nuh
Doa saat menghadapi banjir merupakan doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam hadis Bukhari dan Nabi Nuh yang diabadikan di Al-Quran.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Doa saat banjir dibaca agar Allah SWT selalu memberi perlindungan dari bencana.
- Rasulullah SAW mengajarkan doa ketika menghadapi banjir.
- Di dalam Al-Qur'an terdapat doa Nabi Nuh ketika selamat dari banjir besar yang menghanyutkan segala sesuatu di wilayahnya.
- Banjir merupakan musibah yang dapat terjadi karena ulah manusia.
TRIBUNNEWS.COM - Tidak ada manusia yang tahu kapan datangnya musibah, misalnya banjir.
Bencana ini terkadang dapat datang secara cepat sehingga manusia kesulitan mengevakuasi diri atau menyelamatkan barang berharga mereka.
Dalam Islam, setiap musibah yang datang bukan hanya sebagai ujian, melainkan juga peringatan atas perbuatan mereka.
Pada masa Rasulullah SAW, pernah terjadi kekeringan yang parah sehingga seseorang datang kepada beliau dan memintanya berdoa kepada Allah SWT agar menurunkan hujan.
Hujan tersebut turun selama berhari-hari hingga menyebabkan banjir bandang.
Rasulullah SAW kemudian berdoa kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan di gunung dan lembah.
Dalam skripsi berjudul Hadis Air Hujan antara Rahmat dan Musibah (Kajian Pemahaman Hadis) karya Teddy Isna Pratama, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2023) disebutkan doa Rasulullah SAW.
Doa saat Banjir
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā, allāhumma ‘alal-ākāmi wadh-dhirābi wa buṭūnil-awdiyati wa manābitisy-syajar.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan ini di sekitar kami, jangan langsung menimpa kami. Ya Allah, turunkanlah di bukit-bukit, di gunung-gunung, di lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari)
Baca juga: Doa Ketika Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang
Doa Nabi Nuh saat Menghadapi Banjir
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ
Rabbi anzilnī munzalan mubārakan wa anta khairul munzilīn.
Artinya: “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku (turunkanlah aku) di tempat yang diberkahi, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi tempat.” (QS. Al-Mu’minun: 29)
Doa Ketika Mendapat Musibah
Dikutip dari laman Kementerian Agama Aceh, disebutkan doa saat menghadapi musibah.
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْهَا
Allāhumma ajirnī fī muṣībatī wa akhlif lī khairan minhā
Artinya: “Ya Allah, berilah pahala atas musibahku ini dan gantilah untukku dengan yang lebih baik daripadanya.”
Doa Mohon Perlindungan dari Bencana
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami'ul 'alim.
Baca tanpa iklan