Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

10 Cara Menghias Pohon Natal 2025 dengan Lampu, Ornamen, dan Pita Cantik

Natal selalu menjadi momen yang dinanti-nanti, dan salah satu tradisi yang paling menyenangkan adalah menghias pohon Natal.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 10 Cara Menghias Pohon Natal 2025 dengan Lampu, Ornamen, dan Pita Cantik
TRIBUNNEWS/HERUDIN
POHON NATAL - Ribuan botol bekas yang dibentuk menjadi miniatur ondel-ondel dipasang pada pohon Natal di Food Court Thamrin 10, kawasan Thamrin, Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Natal selalu menjadi momen yang dinanti-nanti, dan salah satu tradisi yang paling menyenangkan adalah menghias pohon Natal.TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Ringkasan Berita:
  • Pohon Natal memiliki sejarah panjang dari tradisi pagan hingga Kristen, dengan dekorasi yang melambangkan Taman Eden dan cerita Alkitab.
  • Waktu pemasangan pohon Natal fleksibel, biasanya pada hari pertama Advent (30 November 2025) atau sesuai preferensi keluarga masing-masing.
  • Menghias pohon Natal dengan lampu, ornamen, dan pita cantik dapat menghadirkan nuansa hangat, estetis, dan penuh makna pada perayaan Natal 2025.

TRIBUNNEWS.COM - Natal selalu menjadi momen yang dinanti-nanti, dan salah satu tradisi yang paling menyenangkan adalah menghias pohon Natal.

Sejarah pohon Natal sendiri sangat panjang dan menarik.

Pohon cemara telah digunakan selama ribuan tahun untuk merayakan festival musim dingin, baik oleh masyarakat pra-Kristen/pagan maupun Kristen, dikutip dari why.christmas.com.

Orang-orang pra-Kristen menggunakan cabang-cabang pohon cemara untuk menghias rumah selama titik balik matahari musim dingin sebagai simbol harapan akan datangnya musim semi, sementara bangsa Romawi menghias kuil mereka dengan pohon cemara pada festival Saturnalia.

Penggunaan pohon cemara sebagai pohon Natal kemungkinan dimulai sekitar 1000 tahun yang lalu di Eropa Utara. 

Tradisi ini berkembang dari 'Pohon Firdaus' dalam Drama Misteri Jerman abad pertengahan, yang dihiasi apel untuk melambangkan Taman Eden dan menceritakan kisah Alkitab bagi masyarakat yang buta huruf. 

Rekomendasi Untuk Anda

Pohon Natal modern mulai dikenal sekitar abad ke-15 hingga ke-16 di Jerman, dengan dekorasi yang lebih kaya seperti roti komuni, buah, dan ornamen berbentuk bintang, lonceng, lalu mendapat julukan “Christbaum” atau Pohon Kristus. 

Pohon Natal pertama yang tercatat secara resmi berdiri di Tallinn, Estonia (1441) dan Riga, Latvia (1510), oleh perkumpulan pedagang lokal yang dikenal sebagai 'Brotherhood of Blackheads'.

Mengenai waktu pemasangan pohon, jika mengikuti tradisi Kristen, pohon Natal biasanya dipasang pada hari pertama Advent, yang merupakan hari Minggu keempat sebelum 25 Desember, dikutip dari bbc.com.

Tahun 2025, Advent dimulai pada 30 November, sehingga perayaan pohon Natal dapat dimulai sebelum Desember. 

Namun, waktu pemasangan pohon sangat fleksibel, beberapa orang menunggu hingga musim perayaan benar-benar dimulai setelah Halloween, sementara di Norwegia misalnya, pohon biasanya baru dipasang pada 23 Desember. 

Baca juga: 50 Pantun Natal Penuh Makna, Cocok untuk Sambutan, Kartu Ucapan, hingga Lomba Sekolah

Oleh karena itu, menghias pohon Natal bukan hanya simbol dekoratif, tetapi juga dapat melanjutkan warisan budaya yang telah ada.

10 Cara Menghias Pohon Natal 2025 dengan Lampu, Ornamen, dan Pita Cantik

Berikut adalah 10 cara untuk menghias pohon Natal agar tampak menawan dan bermakna yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Pilih Tema Warna yang Konsisten

Sebelum mulai menghias, tentukan palet warna yang akan digunakan. 

Misalnya, kombinasi emas dan merah klasik atau biru dan perak modern. 

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas