Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

10 Kebiasaan Sederhana Manusia yang Ternyata Insting Bertahan Hidup

Manusia sering melakukan kebiasaan kecil yang ternyata berakar dari naluri bertahan hidup sejak zaman purba.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in 10 Kebiasaan Sederhana Manusia yang Ternyata Insting Bertahan Hidup
tangkapan layar
ILUSTRASI MENATAP PONSEL - Tangkap layar YouTube HD Video Library - No Copyright Footage memperlihatkan seorang pria menatap ponsel. Sering menatap ponsel merupakan salah satu kebiasaan yang berakar dari naluri bertahan hidup manusia zaman dahulu. 

Ringkasan Berita:
  • Manusia sering melakukan kebiasaan kecil yang ternyata berakar dari naluri bertahan hidup sejak zaman purba.
  • Perilaku seperti menimbun barang, sering memeriksa ponsel, bergosip, hingga mudah terkejut merupakan adaptasi evolusi untuk menjaga kewaspadaan dan keselamatan. 
  • Naluri ini masih terlihat dalam kehidupan modern, mulai dari pola makan manis-berlemak, rasa malu, hingga mimpi yang berfungsi melatih otak menghadapi ancaman.


TRIBUNNEWS.COM - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering melakukan berbagai kebiasaan kecil tanpa disadari.

Meski terlihat sepele, banyak di antaranya ternyata berasal dari insting bertahan hidup yang telah terbentuk sejak zaman dahulu.

Naluri ini membantu manusia tetap aman, waspada, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar hingga saat ini.

Dilansir Listverse dengan rujukan data PubMed Central (PMC) dan Psychology.com, berikut 10 perilaku manusia yang sebenarnya merupakan naluri bertahan hidup.

1. Menimbun Barang

Kebiasaan menimbun barang memiliki akar sejarah yang mendalam.

Bagi manusia purba, menimbun barang bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat belum ada supermarket atau lemari es, menyimpan apa pun yang berpotensi berguna sangat penting untuk bertahan hidup, terutama saat musim dingin atau masa kelaparan.

Penelitian menunjukkan manusia cenderung menyimpan barang ketika berada dalam kondisi stres atau ketidakpastian, yang merupakan strategi bertahan hidup nenek moyang di lingkungan yang tidak stabil.

2. Sering Melihat Ponsel

Jika Anda pernah refresh Instagram untuk kesekian kalinya dalam beberapa menit atau membuka WhatsApp hanya untuk memastikan tidak ada pesan baru, Anda tidak sendirian.

Meski sering dianggap sebagai kecanduan digital, kebiasaan memeriksa ponsel secara kompulsif sebenarnya berakar pada sistem kewaspadaan kuno yang beradaptasi dengan abad ke-21.

Nenek moyang manusia harus terus-menerus memantau lingkungan sekitar untuk mendeteksi ancaman, seperti predator, suku saingan, atau perubahan cuaca mendadak.

Kewaspadaan tinggi inilah yang membuat mereka bertahan hidup.

Baca juga: 10 Tanda Narsisis atau Kemungkinan Memiliki NPD: Salah Satunya Suka Menjadi Pusat Perhatian

Kini, sirkuit saraf yang sama bekerja bukan untuk memantau bahaya, melainkan notifikasi.

Setiap getaran atau pemberitahuan memicu lonjakan kecil dopamin, memperkuat dorongan untuk terus memeriksa ponsel.

3. Bergosip atau Membocorkan Rahasia

Gosip sering dianggap sebagai pemicu konflik sosial.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas