Doa Berbuka Puasa Senin Kamis Sesuai Sunnah Rasulullah Saw
Bacaan doa berbuka puasa pada Senin dan Kamis sesuai dengan anjuran Rasulullah Saw, dapat disimak di dalam artikel berikut ini.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Puasa Senin dan Kamis dianjurkan bagi muslim karena pada hari itu amalan manusia diperiksa.
- Orang yang berpuasa juga dianjurkan untuk mengamalkan amalan sunah lain seperti menyegerakan berbuka.
- Rasulullah Saw mengajarkan doa berbuka puasa Senin Kamis yang diriwayatkan dalam hadis.
TRIBUNNEWS.COM - Puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis merupakan salah satu amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw.
Dalam hadis dijelaskan bahwa dua hari tersebut merupakan waktu amalan manusia diperiksa, sehingga berpuasa pada hari Senin dan Kamis diharapkan dapat menambah pahala amalan baik.
Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah Saw bersabda: "Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa dalam kondisi berpuasa." (HR. Tirmidzi).
Puasa ini dilakukan seperti puasa pada umumnya, tidak ada ketentuan khusus bagi muslim yang ingin berpuasa pada hari Senin dan Kamis.
Ketika tiba waktu azan Maghrib, seorang muslim yang berpuasa dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa.
Kementerian Agama menjelaskan bahwa yang demikian adalah sunah yang dianjurkan Rasulullah Saw.
Dari Sahl bin Sa‘d radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Saw bersabda: “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (HR. Bukhari)
Di laman resminya, Kementerian Agama Sulawesi Barat menulis lafal doa berbuka puasa Senin dan Kamis seperti di bawah ini.
Doa Berbuka Puasa Senin Kamis
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allāhumma laka ṣumtu, wa ‘alā rizqika afṭartu.
Artinya: "Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka." (diriwayatkan oleh Mu’adz bin Zuhrah)
Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis, Ketahui Hal yang Dilarang dan Makruh dalam Puasa
Atau membaca,
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dhahabaẓ-ẓama’u wabtallatil-‘urūqu, wa thabatal-ajru in syā’ Allāh.
Artinya: "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah." (diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar)
Keutamaan Berbuka Puasa Tepat Waktu
Dalam laman resminya, BAZNAS menulis beberapa keutamaan bagi seseorang yang berbuka puasa tepat waktu.
1. Dicintai Allah Swt
Allah Swt mencintai orang-orang yang menyegerakan untuk berbuka puasa.
Rasulullah SAW bersabda: "Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa menyegerakan berbuka puasa adalah bagian dari kebaikan yang dicintai Allah SWT.
2. Meneladani sunnah Rasulullah Saw
Rasulullah Saw selalu menyegerakan berbuka puasa ketika beliau berpuasa dan mendengar azan Maghrib.
Beliau berbuka puasa dengan kurma atau seteguk air untuk membatalkan puasa, sebelum melaksanakan sholat Maghrib.
3. Waktu mustajab untuk berdoa
Waktu berbuka puasa merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika saat berbuka ada doa yang tidak ditolak." (HR. Ibnu Majah)
Bagi orang yang berpuasa kemudian tiba waktu azan Maghrib, maka segera berbuka lalu berdoa.
4. Memberikan energi bagi tubuh
Menyegerakan berbuka puasa dapat memberi manfaat bagi tubuh yang kekurangan energi.
Sehingga, berbuka puasa tepat waktu dapat mengembalikan energi pada tubuh dengan makanan dan minuman.
Sunah saat Berbuka Puasa
Bimas Islam Kementerian Agama menyebutkan amalan sunah yang dapat dilakukan oleh orang yang sedang berpuasa.
1. Makan sahur
Sahur merupakan sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw sebagai persiapan sebelum berpuasa agar tubuh lebih kuat.
Rasulullah bersabda: “Bersantap sahurlah kalian, karena dalam sahur itu ada keberkahan,” (HR. Bukhari)
2. Menyegerakan berbuka
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menyegerakan berbuka merupakan amalan sunah bagi orang yang berpuasa.
Rasulullah Saw bersabda: “Jika seseorang berpuasa, hendaknya berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka dengan air. Sebab, air menyucikan,” (HR. Abu Dawud)
3. Membaca doa berbuka
Berdoa ketika hendak berbuka merupakan salah satu amalan sunah yang dapat dikerjakan.
Doa berbuka puasa berisi kalimat syukur kepada Allah Swt atas segala rahmat yang Dia berikan hingga dapat menyelesaikan puasanya.
4. Mandi junub sebelum terbit fajar
Bagi seseorang yang berada dalam keadaan junub atau hadas besar dan ingin berpuasa pada keesokan harinya, maka ia disunahkan segera mandi junub.
Tujuan mandi junub sebelum terbit fajar yaitu agar puasanya menjadi sempurna dan dilakukan dalam keadaan telah suci dari hadas besar.
5. Berkata yang baik-baik
Seorang muslim sebaiknya menjaga lisannya terutama ketika berpuasa.
Mengatakan hal-hal buruk ketika berpuasa dapat menggugurkan pahala puasa dan dikhawatirkan puasanya menjadi sia-sia.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.