Doa Niat Wudhu sebelum Sholat dan Panduan Bersuci dari Hadas Kecil
Setiap muslim diwajibkan untuk bersuci sebelum sholat yaitu dengan cara berwudhu. Sebelum wudhu, sebaiknya membaca doa terlebih dahulu.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Setiap muslim harus bersuci dengan cara berwudhu sebelum sholat dan Tawaf di Ka'bah.
- Allah Swt mensyariatkan wudhu dan sholat fardhu pada malam Isra Mi'raj.
- Gerakan wudhu harus dilakukan secara urut dan tertib.
TRIBUNNEWS.COM - Wudhu merupakan salah satu cara bersuci dari bagi umat Islam agar suci dari hadas kecil sebelum melakukan ibadah tertentu.
Ibadah yang mengharuskan muslim untuk berwudhu termasuk sholat dan Tawaf di Ka'bah.
Wudhu disyariatkan pada malam Isra Mi'raj sebagaimana kewajiban sholat lima waktu.
Kewajiban wudhu ini penting karena sholat merupakan munajat kepada Allah Swt, sehingga harus dalam keadaan suci.
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)
Bagi muslim yang hendak melakukan sholat maka harus berwudhu dan dapat membaca bacaan niat wudhu di bawah ini, dikutip dari Kemenag.
Niat Wudhu
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul wudhū’a liraf‘il ḥadatsil aṣghari farḍan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Ta‘ala.”
Baca juga: Hukum Mengelap Sisa Air Wudhu di Wajah, Tangan dan Kaki, Apakah Boleh?
نَوَيْتُ رَفْعَ الحَدَثِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytu raf‘al hadatsi lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat menghilangkan hadas karena Allah Ta‘ala."
نَوَيْتُ فَرْضَ الوُضُوْءِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytu fardhal wudhū’i lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat melaksanakan wudhu yang wajib karena Allah Ta‘ala."
نَوَيْتُ الوُضُوْءَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytul wudhū’a lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat berwudhu karena Allah Ta‘ala."
نَوَيْتُ الطَّهَارَةَ عَنِ الحَدَثِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytut thahārata anil hadatsi lillāhi ta’ālā.
Baca tanpa iklan