Doa agar Tidak Malas Sholat, Pengingat Hati agar Tidak Lalai Beribadah
Doa agar tidak malas sholat dapat dibaca ketika merasa malas beribadah. Muslim sebaiknya menjaga keimanan dan ketaatan kepada Allah Swt.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Ketika merasa malas beribadah, seorang muslim sebaiknya membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw.
- Rasa malas beribadah termasuk sholat fardhu dapat disebabkan oleh berbagai hal.
- Setiap muslim sebaiknya menjaga iman dan ketaatannya dengan selalu mengingat Allah Swt.
TRIBUNNEWS.COM - Rasa malas merupakan musuh bagi muslim yang hendak menjalankan ibadah wajib seperti sholat fardhu.
Kementerian Agama Aceh menjelaskan delapan perkara yang dapat melemahkan kepribadian manusia menurut sabda Rasulullah Saw.
Delapan perkara itu adalah lemah, malas, pengecut, kikir, pikun (usia tua), siksa kubur, fitnah kehidupan dan fitnah kematian.
Dalam riwayat dijelaskan bahwa Rasulullah Saw berdoa untuk memohon perlindungan dari delapan hal buruk tersebut.
Dari Anas bin Malik r.a, ia berkata: Rasulullah Saw biasa memohon perlindungan dengan berdoa: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, usia tua (pikun), dan sifat kikir. Aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian.”
Dikutip dari Kemenag Aceh, berikut ini teks bacaan Arab, latin dan arti dari doa agar tidak malas.
Doa Agar Tidak Malas Sholat
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ، وَالكَسَلِ، وَالجُبْنِ، وَالهَرَمِ، وَالبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ
Allahumma inni a’udzubika minal-‘ajzi, wal-kasali, wal-jubni, wal-harami, wal-bukhli, wa a’udzubika min ‘adzaabil-qabri, wa min fitnatil-mahya wal-mamaat.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, kepikunan, dan kekikiran. Aku juga berlindung kepada-Mu dari azab kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca juga: Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat, Mudah Dihafal
Hadis tentang Melawan Rasa Malas
Kemenag Aceh dalam lamannya menjelaskan tentang sebab turunnya sabda Rasulullah Saw yang mengajarkan doa perlindungan dari rasa malas.
Pada suatu pagi Rasulullah Saw berjalan menuju masjid dan dijumpainya seorang pemuda yang sedang shalat sunat.
Kemudian ia duduk dan berdo’a, lalu Rasul menghampirinya dan melihatnya berwajah kusut.
Rasulullah kemudian bertanya kepada pemuda tersebut mengapa wajahnya terlihat kusut dan tidak bergairah.
Kemudian pemuda tersebut menceritakan bahwa ia sedang ditimpa kesusahan disebabkan hutang yang hampir jatuh tempo tapi hingga saat itu ia tidak memiliki uang untuk melunasinya.
Kemudian Rasul berkata “Maukah engkau saya ajarkan sebuah do’a? yang apabila kamu baca setiap hari pagi dan petang, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari masalah yang kamu hadapi?”
Dengan senang hati pemuda tersebut menjawab, “Tentu ya Rasulullah, ajarkanlah kepadaku do’a tersebut,” dan Rasul pun mengajarinya sebuah do’a.
Adapun do’a dimaksud terdapat dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud as:
“Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazani, wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasali, wa a’udzubika minal bukhli wal jubni, wa a’udzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijal (Ya Allah aku berlindung kepadamu dari kesusahan dan kedukaan, dan aku berlindung dari sifat lemah dan dari malas, dan aku berlindung kepadamu dari sifat bakhil/kikir dan sifat penakut/pengecut, dan aku berlindung kepadamu dari pengaruh berhutang dan dari penguasaan orang lain)."
Tips Terhindar dari Rasa Malas Beribadah
Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan pentingnya menjaga iman dan memahami makna sholat agar terhindar dari rasa malas.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan muslim agar tidak malas beribadah terutama sholat fardhu.
1. Memperbanyak istighfar
Tips pertama yaitu memperbanyak membaca istighfar untuk memohon ampun kepada Allah Swt.
Setiap rasa malas muncul, muslim sebaiknya segera mengucap istighfar yaitu أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ (Astaghfirullāhal ‘azhīm).
2. Memaksa diri untuk beribadah, meskipun malas
Ketika merasa malas, muslim harus memaksakan diri untuk beribadah dan melawan kemalasannya.
Jika ia terlena dengan rasa malas itu, maka tubuh dan hatinya akan terbiasa untuk meremehkan ibadah.
3. Jangan pernah jauh dari Al-Qur'an
Muslim dianjurkan untuk membaca Al-Qur'an agar terlindungi dari rasa malas beribadah.
Membaca Al-Qur'an dapat menjadi pelindung bagi muslim dan membiasakan dirinya untuk beribadah.
4. Mencari lingkungan yang baik dan teman sholeh/sholehah
Lingkungan merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kebiasaan seseorang.
Menempatkan diri pada lingkungan yang baik dan mendukung untuk beribadah dapat melindungi seorang muslim untuk terhindar dari rasa malas.
Selain itu, berteman dengan orang yang sholeh atau sholehah dapat membantu seorang muslim lebih rajin beribadah dan semakin dekat kepada Allah Swt.
5. Jangan merasa diri telah berilmu
Meninggalkan ibadah dapat membuat hati seseorang merasa telah cukup dengan ilmu dan amal yang ia miliki.
Seorang muslim sebaiknya tidak merasa cukup dengan amal yang ia miliki karena tidak ada yang tahu berapa banyak amalan manusia kecuali Allah Swt.
6. Meremehkan/melupakan dosa
Seseorang yang melupakan dan meremehkan dosa dapat mendorongnya untuk malas beribadah.
Padahal, ibadah bukan hanya tentang ketaatan, melainkan juga tentang bagaimana muslim memohon ampunan Allah Swt atas dosa-dosanya.
Karena itu, seorang muslim tidak boleh meremehkan dosa sekecil apa pun, sebab ibadah adalah kesempatan untuk memohon ampun kepada Allah.
7. Melupakan kematian
Melupakan kematian dapat membuat seorang muslim terlena dengan kehidupan dunia dan melalaikan ibadah seperti sholat fardhu.
Kematian adalah satu hal yang pasti terjadi pada setiap manusia, maka penting bagi muslim untuk taat beribadah sebagai bekal sebelum kematian.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.