Doa Awal Ramadhan, Menyambut Bulan Suci dengan Ampunan dan Semangat Ibadah
Doa awal Ramadhan berisi harapan untuk menyambut bulan suci dengan memohon ampunan Allah dan memberikan semangat untuk istiqomah beribadah.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang dinanti oleh umat Islam.
Kehadirannya tidak sekadar pergantian waktu, tetapi juga momentum istimewa untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan mendekatkan hati kepada Allah Swt.
Rasulullah SAW bersabda: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Ahmad).
Hadis ini menegaskan kemuliaan Ramadhan sebagai kesempatan emas meraih ampunan dan pahala berlipat ganda.
Karena itu, muslim dapat menyambut Ramadhan dengan memperbanyak membaca doa, memohon keberkahan, kekuatan menjalani ibadah, serta ampunan atas dosa-dosa.
Dikutip dari unggahan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di Instagram, berikut doa awal Ramadhan.
Doa Awal Ramadhan
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلٰهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِينَ
Allahummaj'al shiyāmi fihi shiyamash shaimin, wa qiyami fihi qiyamal qaimin, wa nabbihni fihi 'an nawmatil ghäfilin, wa habli jurmi fihi ya llâhal 'alamin, wa'fu 'anni ya 'afiyan 'anil mujrimin.
Artinya: "Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang berpuasa sebenarnya, sholat malamku di dalamnya sebagai orang yang shalat malam sebenarnya, bangunkan aku di dalamnya dari tidurnya orang-orang yang lalai. Bebaskan aku dari dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam. Maafkan aku wahai Yang Memberi Ampunan kepada orang-orang yang berbuat dosa."
Baca juga: Doa Kamilin Setelah Tarawih dan Maknanya di Bulan Ramadhan
Niat Puasa Ramadhan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami‘i syahri Ramadhāni hādzihis sanati fardhan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku niat berpuasa sepanjang bulan Ramadhan tahun ini, wajib karena Allah Ta’ala.”
Hal yang Dapat Membatalkan Puasa
Kementerian Agama dalam laman resminya menjelaskan beberapa hal yang dapat membatalkan puasa, sebagai berikut.
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Mengonsumsi makanan atau minuman secara sengaja sejak terbit fajar hingga terbenam matahari merupakan pembatal puasa yang paling jelas.
Puasa mengharuskan seseorang menahan kebutuhan dasar sebagai bentuk kepatuhan total kepada Allah SWT, walaupun makanan dan minuman tersebut halal di luar waktu berpuasa.
Baca tanpa iklan