Seputar Kondisi Ramadan Skin Shift: Cara Menjaga Kulit Tetap Terhidrasi Saat Puasa
Ramadan skin shift adalah perubahan kebutuhan kulit yang terjadi ketika ritme tubuh ikut berubah selama bulan puasa
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Seputar Kondisi Ramadan Skin Shift: Cara Menjaga Kulit Tetap Terhidrasi Saat Puasa
Rina Ayu Panca Rini/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM - Perubahan rutinitas selama Ramadan tidak hanya memengaruhi pola makan dan waktu tidur, tetapi juga kondisi kulit.
Perubahan jam istirahat, asupan cairan yang terbatas, serta aktivitas harian yang tetap padat dapat membuat kulit lebih mudah terasa kering, sensitif, bahkan rentan mengalami jerawat.
Beberapa ahli kecantikan menyebut kondisi ini sebagai “Ramadan skin shift”, yaitu perubahan kebutuhan kulit yang terjadi ketika ritme tubuh ikut berubah selama bulan puasa.
Baca juga: Dokter Ungkap Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat Saat Puasa, Kunci Utamanya Hidrasi
Karena itu, rutinitas perawatan kulit sering kali perlu disesuaikan agar tetap efektif menjaga hidrasi dan kenyamanan kulit sepanjang hari.
Co-founder & CMO Social Bella, Chrisanti Indiana mengatakan, bahwa banyak orang mengalami perubahan kebutuhan kulit saat berpuasa.
Menurutnya, pendekatan perawatan yang lebih sederhana namun tepat sasaran justru menjadi kunci menjaga kesehatan kulit.
“Ketika ritme tubuh berubah, kebutuhan kulit juga ikut berubah. Ramadan skin shift menjadi pengingat bahwa rutinitas kecantikan tidak selalu harus lebih banyak, tetapi perlu lebih tepat dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Menjaga Hidrasi Kulit dari Malam Hingga Pagi
Perawatan kulit selama Ramadan dapat dimulai sejak malam hari. Meski waktu tidur sering kali lebih singkat karena harus bangun sahur, rutinitas skincare sebelum tidur tetap penting untuk membantu menjaga keseimbangan hidrasi kulit.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah menggunakan masker wajah yang berfungsi memberikan hidrasi tambahan saat kulit beristirahat.
Produk seperti hydrogel mask dengan kandungan peptide dan kolagen misalnya, dikenal dapat membantu menjaga elastisitas kulit sekaligus memberikan kelembapan intens selama malam hari.
Memasuki rutinitas pagi setelah sahur, perawatan tubuh juga tidak kalah penting.
Penggunaan sabun dan lotion dengan bahan yang lembut dan melembapkan dapat membantu menjaga kenyamanan kulit sepanjang hari, terutama saat aktivitas dilakukan dalam kondisi tubuh tidak mendapatkan asupan cairan.
Jangan Lupakan Perawatan Kulit Kepala
Selain wajah dan tubuh, kulit kepala juga sering kali mengalami perubahan selama Ramadan. Kurangnya hidrasi dapat membuat kulit kepala terasa lebih kering atau sensitif.
Baca tanpa iklan