Doa Panjang Umur dan Amalan yang Dapat Memperpanjang Umur
Muslim dapat membaca doa memohon panjang umur. Ada berbagai amalan yang dapat menunda kematian seperti sedekah, bakti pada orangtua, silaturahmi.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Doa panjang umur dalam Islam bertujuan agar hidup penuh berkah dan diisi amal baik, bukan sekadar panjang usia.
- Dalam hadis disebutkan bahwa manusia terbaik adalah yang baik amalnya.
- Silaturahmi adalah amal yang dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.
- Selain itu, sedekah dan berbakti kepada orang tua juga membawa keberkahan serta dapat menunda kematian.
TRIBUNNEWS.COM - Doa panjang umur menjadi salah satu amalan yang dapat dipanjatkan oleh umat Islam sebagai bentuk harapan akan kehidupan yang berkah, sehat, dan bermanfaat.
Panjang umur dalam Islam tidak hanya diukur dari lamanya hidup, tetapi juga dari kualitas amal dan kebaikan yang dilakukan selama hidup tersebut.
Karena itu, memohon umur yang diberkahi menjadi hal penting agar setiap waktu yang diberikan dapat diisi dengan ibadah dan hal-hal yang bernilai, sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran.
“Dan tidaklah Kami menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Dalam hadis dijelaskan bahwa manusia yang paling baik adalah mereka yang mengisi umurnya dengan amal baik.
Dari Abu Bakar RA berkata telah datang seorang lelaki kepada Rasulullah SAW lalu bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang terbaik?.” Rasulullah SAW menjawab: Siapa yang usianya dan baik amalannya.” (HR. Tirmidzi)
Agar diberkahi dengan umur panjang, Muslim dapat meningkatkan ibadah dan membaca doa memohon umur panjang.
Dikutip dari Buku Doa Harian Muslim terbitan Kementerian Agama dan laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut ini doa mohon panjang umur.
Doa Panjang Umur
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ
Allāhumma’j‘al khayra ‘umrī ākhirah, wa khayra ‘amalī khawātimah, wa khayra ayyāmī yawma alqāka.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah bagian terbaik dari usiaku berada di penghujungnya, dan amal terbaikku di penutupnya, serta hari terbaikku adalah ketika aku berjumpa dengan-Mu.”
Baca juga: Doa Ketika Menyiram Air ke Kuburan, Apakah Ada Tuntunannya Dalam Islam?
Keutamaan Silaturahmi untuk Memperpanjang Umur
Silaturahmi merupakan salah satu amalan penting dalam ajaran Islam yang memiliki banyak keutamaan, salah satunya berkaitan dengan umur panjang dan kelapangan rezeki.
Secara umum, silaturahmi dimaknai sebagai upaya menyambung dan menjaga hubungan baik dengan sesama, terutama keluarga dan kerabat, dikutip dari Muhammadiyah.
Pentingnya silaturahmi telah ditegaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam QS An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, dan sesama manusia.
"Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri." (QS. An-Nisa: 36)
Selain itu, dalam QS An-Nisa ayat 1, Allah SWT juga menegaskan agar manusia menjaga hubungan silaturahmi. Ayat tersebut mengingatkan bahwa manusia berasal dari satu asal yang sama, sehingga menjaga hubungan antar sesama menjadi bagian dari ketakwaan kepada Allah SWT.
Baca tanpa iklan