Doa Mohon Dijauhkan dari Siksa Neraka yang Pedih dan Kekal
Setiap Muslim diperintahkan menjaga dirinya dan keluarganya dari siksa api neraka. Dalam hadis, Rasulullah SAW menggambarkan pedihnya siksa neraka.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siksa neraka sangat dahsyat, bahkan api dunia jauh lebih ringan dibandingkan panasnya api neraka, dan penghuni neraka mendapatkan azab yang sangat pedih.
- Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, menjaga salat, bersedekah, menjaga lisan dan akhlak, serta bertaubat agar terhindar dari neraka.
- Selain itu, takwa kepada Allah dan menjaga keluarga dari kemaksiatan menjadi kunci keselamatan di dunia dan akhirat.
TRIBUNNEWS.COM - Setiap manusia mengharapkan kehidupan yang bahagia di dunia dan di akhirat, serta dijauhkan dari malapetaka dan siksa neraka.
Dalam ajaran Islam, Muslim wajib meyakini adanya kehidupan setelah kematian di dunia, serta kehidupan yang abadi di surga atau neraka.
Allah SWT yang menentukan surga dan neraka bagi hamba-Nya sesuai dengan amal perbuatannya.
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah 7-8)
Rasulullah SAW. menjelaskan dahsyatnya siksa api neraka yang panasnya tidak dapat dibandingkan dengan api di dunia.
Rasulullah SAW. bersabda: “Api kalian (di dunia) adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian panasnya api neraka.”
Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, api dunia saja sudah cukup.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya api neraka lebih panas 69 kali lipat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Salah satu siksaan di neraka, yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW., adalah orang yang mengenakan sandal yang terbuat dari api neraka.
Rasulullah SAW. bersabda: “Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya adalah seseorang yang dipakaikan sandal dari api, yang membuat otaknya mendidih.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Meski Rasulullah SAW. menggambar siksaan tersebut sebagai salah satu yang "paling ringan", tentu tidak dapat dibayangkan siksaan yang lebih pedih darinya.
Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa neraka menjadi tempat bagi orang-orang yang zalim.
Baca juga: Doa Ketika Bayi Lahir agar Terhindar dari Ain dan Hal Buruk
Rasulullah SAW. bersabda bahwa surga dan neraka saling berdebat, lalu neraka berkata: “Di dalamku terdapat orang-orang yang sombong dan zalim.” (HR. Muslim)
Karena dahsyatnya siksaan di neraka, setiap Muslim diperintahkan menjaga diri dan keluarganya dari siksa api neraka.
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim ayat 6)
Mengutip buku Kitab Doa Harian Rasulullah oleh A.R. Shohibul Ulum, berikut ini doa agar terhindar dari siksa api neraka.
Doa Mohon Dijauhkan dari Siksa Neraka
رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ
Rabbanaa innaka man tudkhilin-naara faqad akhzaytah, wa maa lizh-zhaalimiina min anshaar.
Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan dia, dan tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun.”
Doa Mohon Dijauhkan dari Neraka Jahanam
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
Rabbanaa ishrif ‘annaa ‘adzaaba jahannam, inna ‘adzaabahaa kaana gharaamaa. Innahaa saa’at mustaqarran wa muqaamaa
Artinya: "Ya Tuhan kami, jauhkanlah dari kami azab Jahanam; sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sungguh, Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat tinggal."
Doa Mohon Kebaikan di Dunia dan Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Amalan agar Terhindar dari Siksa Neraka
Dalam lamannya, Kementerian Agama menyebutkan beberapa amalan yang dapat dikerjakan Muslim agar terhindar dari siksa api neraka.
1. Bertakwa kepada Allah
Takwa adalah pondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, seseorang akan selalu berada di jalan yang benar.
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” (Surah At-Tahrim 6)
Takwa juga menjadi pelindung dari berbagai keburukan yang dapat menjerumuskan ke dalam azab neraka.
2. Memperbanyak doa agar dijauhkan dari neraka
Doa adalah bentuk kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya. Dengan sering memohon perlindungan dari siksa neraka, kita menunjukkan kesadaran bahwa keselamatan sejati hanya datang dari Allah.
Doa yang tulus juga membuka pintu rahmat dan ampunan-Nya.
3. Menjaga salat lima waktu
Salat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga benteng yang menjaga hati dan perilaku.
Orang yang menjaga salat dengan baik akan lebih terhindar dari perbuatan dosa, karena salat mengingatkan kita untuk selalu kembali kepada Allah dalam setiap keadaan.
“Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar…” (Surah Al-Ankabut 45)
4. Bersedekah dan berbuat baik
Amalan sederhana seperti sedekah memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah. Bahkan sedekah kecil pun bisa menjadi penyelamat dari api neraka.
“Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan bersedekah sebiji kurma.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain itu, berbuat baik kepada sesama juga menumbuhkan kasih sayang dan memperkuat hubungan sosial.
5. Menjaga lisan dan akhlak
Ucapan yang baik mencerminkan hati yang bersih.
Dengan menjaga lisan dari perkataan buruk dan menjaga akhlak dalam berinteraksi, seseorang akan terhindar dari banyak dosa.
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa sering kali kesalahan terbesar justru berasal dari ucapan yang tidak terjaga.
6. Bertaubat dengan sungguh-sungguh
Setiap manusia pasti pernah berbuat salah, tetapi pintu taubat selalu terbuka.
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya…” (Surah At-Tahrim 8)
Taubat yang tulus, disertai penyesalan dan tekad untuk tidak mengulangi dosa, akan menghapus kesalahan dan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah.
7. Berpuasa dan menahan diri
Puasa melatih kesabaran dan pengendalian diri. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu dan emosi.
“Puasa adalah perisai (dari api neraka).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan latihan ini, seseorang menjadi lebih kuat dalam menghindari perbuatan yang bisa membawa pada azab.
8. Menjaga keluarga dari kemaksiatan
Tanggung jawab seorang Muslim tidak hanya pada dirinya sendiri, tetapi juga keluarganya.
Membimbing keluarga untuk taat kepada Allah adalah bentuk kasih sayang yang sesungguhnya, agar semua dapat selamat dari siksa neraka dan meraih kebahagiaan di akhirat.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.