Doa Saat Menunggu Waktu Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji
Jemaah haji yang menunggu waktu untuk wukuf di Arafah dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir. Berikut doa ketika menunggu waktu wukuf.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Wukuf di Arafah adalah rukun haji paling utama yang dilaksanakan 9 Zulhijah di Padang Arafah dari Zuhur hingga menjelang Magrib.
- Pada momen ini jamaah berzikir, berdoa, membaca Al-Qur’an, dan memohon ampunan, karena wukuf disebut sebagai inti haji.
- Arafah menjadi simbol kesetaraan, introspeksi, dan pengingat bahwa manusia akan kembali kepada Allah.
- Waktu menunggu wukuf diisi dengan ibadah karena merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.
TRIBUNNEWS.COM - Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji yang paling utama dan menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah haji seseorang.
Wukuf dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, dimulai setelah tergelincir matahari hingga menjelang fajar 10 Zulhijah, di Padang Arafah yang terletak sekitar 20 kilometer dari Kota Makkah.
Rasulullah SAW bahkan menegaskan pentingnya wukuf melalui sabdanya, “Al-hajju Arafah” yang berarti “Haji itu adalah wukuf di Arafah” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).
Saat wukuf, jutaan jemaah haji dari berbagai negara berkumpul di tenda-tenda Arafah untuk berdoa, berzikir, membaca Al-Qur’an, mendengarkan khutbah wukuf, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
Momen ini sering disebut sebagai puncak ibadah haji karena menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa.
Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah” (HR. Tirmidzi).
Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan bagi jemaah haji Indonesia, pelaksanaan wukuf biasanya dimulai sejak pagi hari ketika jemaah diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah menggunakan bus.
Setelah tiba di tenda masing-masing, jemaah umumnya beristirahat sambil menunggu masuknya waktu wukuf setelah salat Zuhur.
Pada waktu inilah suasana Arafah dipenuhi lantunan talbiyah, istigfar, doa, dan bacaan Al-Qur’an dari para jemaah yang memanfaatkan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Karena itu, masa menunggu waktu wukuf sebaiknya tidak diisi dengan aktivitas yang sia-sia.
Baca juga: Apakah Perempuan yang Haid/Nifas Boleh Wukuf di Arafah dan Baca Al-Quran?
Jemaah dianjurkan memperbanyak zikir, membaca talbiyah, memperbanyak istigfar, berselawat, membaca Al-Qur’an, serta memanjatkan doa untuk diri sendiri, keluarga, dan seluruh umat Islam.
Allah SWT berfirman: “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil usaha) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram. Dan berzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepadamu, meskipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang yang sesat.” (QS. Al-Baqarah ayat 198).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa Arafah merupakan tempat yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak mengingat Allah dan berdoa dengan penuh kekhusyukan.
Mengutip buku Manasik Haji dan Umrah oleh Kementerian Haji dan Umrah serta laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut doa yang dapat dibaca ketika menunggu waktu wukuf di Arafah.
Dengan membaca doa ini selama menunggu waktu wukuf dapat membantu jemaah haji mengingat doa tersebut sebelum tibanya waktu wukuf di Arafah.