Tribun

Bursa Capres

Respons Ahmad Muzani Sikapi Beredarnya Video Anies Baswedan Soal Capres: Gerindra Sudah Biasa Fight

Gerindra merespons beredarnya video yang menunjukkan Anies Baswedan menyatakan tidak akan maju Pilpres 2024 jika Prabowo Subianto mencalonkan diri.

Editor: Adi Suhendi
zoom-in Respons Ahmad Muzani Sikapi Beredarnya Video Anies Baswedan Soal Capres: Gerindra Sudah Biasa Fight
Mario Christian Sumampow
Sekjen Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani merespons beredarnya video pernyataan Anies Baswedan soal Capres. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra memberikan tanggapan terkait beredarnya video yang menunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan tidak akan maju dalam Pilpres 2024 jika Prabowo Subianto mencalonkan diri.

Diketahui Anies Baswedan saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 silam diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saati itu, Anies Baswedan berduet dengan politikus Gerindra Sandiaga Uno.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku dirinya tak memiliki wewenang mengomentari pernyataan dalam video yang beredar tersebut.

Muzani juga tak bisa memastikan apakah video tersebut benar atau tidak.

Baca juga: Gubernur Anies Takziah ke Rumah Duka Korban Ambruknya Tembok MTsN 19, Pemprov Fasilitasi Pemakaman

"Coba tanyakan kepada Pak Anies, itu video asli atau bukan atau hoaks atau asli? Kira-kira seperti itu, tapi politisi pemimpin yang dipegang omongan," kata Muzani di kompleks parlemen, Kamis (6/10/2022).

Muzani juga enggan bicara banyak soal gelagat Anies yang kini berpotensi menghadapi Prabowo di Pilpres 2024.

Dia ingin fokus pada kepentingan Gerindra, yakni berjuang untuk memenangkan Prabowo menjadi presiden.

Dia menegaskan partainya siap membantu Prabowo melawan Anies di 2024.

"Kalau kemudian harus bertemu Anies dan Pak Prabowo kita harus berjuang untuk memenangkan Pak Prabowo jadi Presiden," kata Muzani.

Baca juga: Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Diharapkan Bisa Menekan Polarisasi

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sebelumnya juga sempat merespons video Anies yang menyatakan tak bakal mengkhianati Prabowo di pilpres itu.

Ia mengatakan bahwa setiap orang mempunyai hak untuk menentukan pilihannya.

"Saya enggak tahu itu videonya kapan ya, tapi saya kira ya setiap orang pasti punya hak untuk menentukan pilihan-pilihannya," kata Fadli.

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pengumuman deklarasi Calon Presiden 2024 dari Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pengumuman deklarasi Calon Presiden 2024 dari Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Fadli pun berharap dinamika politik terus berjalan dengan baik dan sehat.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas