Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat Paparkan 5 Faktor Elektabilitas Prabowo Terus Menguat

Hasil survei terbaru Political Statistics (Polstat), elektabilitas Prabowo Subianto sebagai capres potensial terus menguat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Pengamat Paparkan 5 Faktor Elektabilitas Prabowo Terus Menguat
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Lembaga survei Political Statistics (Polstat) merilis hasil survei terbaru mereka tentang calon presiden (capres) setahun jelang Pemilu 2024. Dalam temuan terbarunya, elektabilitas Prabowo Subianto sebagai capres potensial terus menguat. Peneliti Senior Polstat Apna Permana menjelaskan ada 5 faktor utama yang menyebabkan elektabilitas Prabowo terus menguat. 

Berdasarkan analisis media monitoring yang dilakukan Polstat, setahun jelang Pemilu 2024 sentimen positif terhadap Prabowo semakin kuat sementara sentimen negatifnya semakin hilang.

Jika pada Pilpres 2014 dan 2019, isu-isu negatif tentang Prabowo banyak bertebaran di media sosial, saat ini relatif jarang terdengar isu minor yang ditujukan pada Prabowo.

"Kini publik pada umumnya sangat mengapresiasi baik kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan RI maupun integritasnya sebagai seorang negarawan," ujarnya.

Ada pun Survei Polstat kali ini dilakukan pada tanggal 10 sampai 18 Februari 2023 di seluruh wilayah Republik Indonesia yang terdiri dari 34 provinsi.

Populasi survei ini adalah seluruh penduduk Indonesia yang minimal sudah berusia 17 tahun dan memiliki E-KTP.

Jumlah sampel sebesar 1220 responden diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multi-state random sampling).

Batas kesalahan (margin of error)+/- 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka langsung dengan responden berpedoman kuesioner.

Survei Polstat kali ini dilengkapi dengan analisis media monitoring untuk mengukur perkembangan sentimen publik terhadap para capres setahun jelang Pemilu 2024.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas