Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Gebrakan dan Kontroversi Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR Termuda NasDem yang Jadi Caleg Demokrat

Politikus muda Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut menjadi sorotan karena dirinya menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Gebrakan dan Kontroversi Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR Termuda NasDem yang Jadi Caleg Demokrat
Tribunnews/Jeprima
Anggota DPR termuda yang berasal dari Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019). Kini ia menjadi Caleg Partai Demokrat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus muda Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut kembali menjadi sorotan karena dirinya menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat dalam Pemilu 2024.

Hillary Brigitta Lasut terdaftar dalam Daftar Calon Sementara (DCS) dari Partai Demokrat untuk Pemilu 2024.

Ia maju menjadi caleg Demokrat untuk DPR RI daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara.

Dalam DCS tersebut, Hillary Brigitta Lasut mendapatkan nomor urut 1 di Dapil Sulawesi Utara.

Wanita Kelahiran Mando, Sulawesi Utara, 22 Mei 1996 tersebut memilih maju dari Partai Demokrat karena dirinya merasa dianaktirikan NasDem.

Hillary mengungkapkan pada 27 Juni 2023, dirinya mendapatkan surat dari pimpinan Fraksi Nasdem yang intinya mencabut semua penugasan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Surat tersebut dikeluarkan Fraksi NasDem, karena Hillary niatannya mendukung Prabowo Subianto menjadi Capres 2024.

Baca juga: Hillary Brigitta Lasut Blak-blakan Maju Jadi Caleg Partai Demokrat, Merasa Dianaktirikan di NasDem

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan, ia mengaku sempat akan hengkang ke partai Gerindra.

Namun, niatnya tersebut urung dilakukan hingga akhirnya berlabuh ke partai Demokrat.

"Awalnya juga sempat ada kabar dan isu bahwa saya mungkin tidak akan diterima juga di Demokrat mengingat hubungan baik Nasdem dan Demokrat beberapa waktu lalu, tetapi pada akhirnya diterima," ucap Hillary Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (21/8/2023).

"(Alasan kenapa gabung Demokrat) Karena menerima saya dan berkomitmen memberikan saya keleluasaan menjadi petugas rakyat," imbuhnya.

Atas sikap politiknya, Hillary mengaku siap menanggung risiko.

Baca juga: Polisi Siap Fasilitasi Mediasi Hillary Brigitta-Mamat soal Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Namun, Hillary tak akan mengundurkan diri dari Partai Nasdem.

"Saya siap apapun jalannya tapi saya tidak akan mengundurkan diri. Saya selama ini membesarkan partai di daerah," ujarnya.

"Kalau memang kurang pengabdian saya bagi partai, harusnya partai pecat saja. Jangan hanya karena saya satu dapil sama senior di Nasdem saya seenaknya dianaktirikan lalu saya yang harus mundur. Setidaknya selama sisa masa jabatan saya masih banyak masyarakat yang bisa saya tolong," kata Hillary.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas