Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bukan Sandiaga Uno, Megawati Sudah Temui Mahfud MD dan Khofifah secara Terpisah

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah bertemu Mahfud MD dan Khofifah secara terpisah.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bukan Sandiaga Uno, Megawati Sudah Temui Mahfud MD dan Khofifah secara Terpisah
Kolase Tribunnews.com
Mahfud MD, Megawati, Khofifah. Petinggi PPP mengatakan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah bertemu Mahfud MD dan Khofifah secara terpisah. 

TRIBUNNEWS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, disebut telah bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy atau Romy.

Menurut Romy, Megawati telah bertemu Mahfud MD dan Khofifah secara terpisah.

"Yang saya dengar, nama keduanya memang beredar setelah keduanya diterima secara terbatas pada kesempatan terpisah oleh Ibu Mega," ujar Romy dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Senin (2/10/2023).

Tak hanya dengan Megawati, lanjut Romy, Mahfud juga telah bertemu dengan Plt Ketua Umum PPP, Mardiono.

Baca juga: PPP Dorong Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar di Saat Nama Mahfud MD dan Khofifah Menguat, Ini Peluangnya

Meski demikian, dalam pertemuan tersebut, Mardiono dan mahfud MD tak bicara spesifik mengenai pencawapresan.

"Namun, dalam pertemuan-pertemuan tersebut, tidak spesifik membicarakan pencawapresan," ungkap Romy.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, masuknya nama Mahfud MD dan Khofifah dalam bursa cawapres Ganjar Pranowo, tentu membuat peluang Sandiaga Uno mendampingi bacapres PDIP itu semakin menipis.

Tetapi, Romy mengaku tak masalah dan memahami jika memang PDIP lebih mempertimbangkan Mahfud MD dan Khofifah.

Pasalnya, dua sosok tersebut merupakan figur yang dekat dengan PPP.

"Secara khusus, bahkan MMD (Mahfud MD) saat pertama kali menjadi Menteri Pertahanan tahun 1999 adalah berangkat dari PPP."

"KIP (Khofifah Indar Parawansa) memiliki jejak sebagai Jubir PPP saat menjadi anggota Fraksi PPP di sidang umum MPR tahun 1997," beber Romy, dilansir Kompas.com.

Namun, Romy juga menekankan pihaknya akan tetap memperjuangkan Sandiaga Uno untuk menjadi cawapres Ganjar.

Ia juga mengingatkan Sandi juga merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU).

"Sandi juga adalah pemegang kartu NU yang diserahkan sendiri oleh Kiai Said Aqil," kata dia.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas