Daftar Ormas yang Dukung Prabowo di Pilpres 2024: Ada FKLPDK, Pernah Usung SBY Dua Periode
Berikut ini organisasi masyarakat (ormas) yang dukung Prabowo Subianto maju sebagai Capres 2024.
Penulis:
Milani Resti Dilanggi
Editor:
Endra Kurniawan
"Kami Forum Komunikasi Lintas Pendiri Deklarator dan Kader (FKLPDK) menyampaikan bahwa akan bekerja keras untuk mengajak rakyat dalam memenangkan Bapak Prabowo Subianto menjadi pemenang dalam kontestasi Pemilihan Presiden di 2024 mendatang."
"Pak Prabowo adalah sosok pemimpin yang ikhlas dan rela berkorban demi mewujudkan Indonesia Maju kedepan," ungkapnya di Rumah Besar Relawan 08, Slipi, Jakarta, Selasa, (19/9/2023) dikutip dari laman Fraksi Gerindra DPR RI.
Prawiro Indonesia
Ormas yang mengatasnamakan Prawiro Indonesia Task Force, menyatakan dukungannya untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.
Ormas ini tergabung dari kalangan budayawan, veteran dan organisasi masyarakat serta sejumlah tokoh agama.
Anggota Prawiro Indonesia Task Force sudah terbentuk di 36 Provinsi di seluruh Indonesia.
Petinggi dari ormas tersebut merupakan politisi senior sekaligus mantan pendiri dari Partai Demokrat.
Yakni Hengky Luntungan, sebagai ketua umum dan Subur Budhisantoso sebagai Ketua Dewan Penasihat.
Nama ormas tersebut, kata Hengky, usulan dari Prabowo Subianto.
Hengky menilai Prabowo merupakan sosok yang memiliki sikap dan keteguhan untuk pantang mundur.
"Itu kita punya keyakinan beliau tidak pake mundur, karena kita bertarung dalam dunia politik itu sudah sekian lama," kata Hengky di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023).
Baca juga: Khofifah ke Prabowo atau Ganjar Pranowo, Pengamat: Bergantung Arah Dukungan Jokowi
PPIR
Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) juga turut menyuntikan dukungan ke Prabowo Subianto.
PPIR diisi oleh sejumlah nama purnawiran jenderal TNI, misalnya Mayor Jenderal (Purn) Arri Sujono selaku Ketua Dewan Penasehat PPIR dan Brigadir Jenderal (Purn) Surya Darma selaku Sekretaris Jenderal PPIR.
Dikutip dari Kompas.com, Dukungan PPIR kepada Prabowo tersebut bukan kali pertama diberikan.