Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Arif Satria, Panelis Debat Cawapres pada 21 Januari 2024, Rektor Institut Pertanian Bogor

Profil Arif Satria, akademisi yang didapuk menjadi panelis debat kedua calon wakil presiden (cawapres) pada Minggu (17/1/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Arif Satria, Panelis Debat Cawapres pada 21 Januari 2024, Rektor Institut Pertanian Bogor
ppid.ipb.ac.id
Profil Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) yang didapuk menjadi panelis debat kedua calon wakil presiden (cawapres) pada Minggu (17/1/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Profil Arif Satria, akademisi yang didapuk menjadi panelis debat kedua calon wakil presiden (cawapres) pada Minggu, 21 Januari 2024.

Diketahui, KPU telah mengumumkan 11 nama panelis dalam debat keempat presiden (pilpres) 2024. 

Termasuk Dr. Arif Satria, SP. MSi hingga Dewi Kartika (Ahli Agraria/Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria).

Nama-nama tersebut, disampaikan oleh Anggota KPU RI August Mellaz di kantornya, Jakarta Pusat.

“Untuk panelis kami sudah mendapatkan konfirmasi kesediaan dari 11 orang,” kata Mellaz, Rabu (17/1/2024). 

Lantas, siapa sosok Arif Satria?

Profil Arif Satria

Dr. Arif Satria, SP. MSi merupakan Ahli Ekologi Politik dan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam, sekaligus Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) atau IPB University.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari ppid.ipb.ac.id, Arif Satria menjadi dosen Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB sejak tahun 2010.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai dosen di Departemen Sosial Ekonomi Perikanan.

Pada tahun 2012, Arif mpernah menjabat sebagai penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan.

Baca juga: Profil Fabby Tumiwa, Panelis Debat Cawapres pada 21 Januari 2024, Direktur Eksekutif IESR

Pria kelahiran 17 September 1971 ini juga terlibat aktif dalam penyusunan kebijakan kelautan dan perikanan sejak tahun 2002.

Di antaranya UU Perikanan 31/2004, Revisi UU Pengelolaan Perikanan, serta sejumlah Peraturan Pemerintah dan Menteri.

Sejumlah penghargaan baik nasional maupun internasional pun pernah diraihnya.

Seperti Dosen Berprestasi III IPB, penghargaan dari Rektor IPB pada tahun 2007.

Kemudian, The First Winner of the JIFRS Yamamoto Prize on Yamamoto Award for the Best Paper at International Institute for Fisheries Economics and Trade (IIFET) Conference pada tahun 2008

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas