Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Putri Dakka, Pengusaha Muda yang Ingin Bangun Palopo

Putri Dakka (37), seorang pengusaha muda asal Tana Luwu dan Palopo, Sulawesi Selatan, punya mimpi membangun daerahnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Erik S
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Sosok Putri Dakka, Pengusaha Muda yang Ingin Bangun Palopo
ist
Putri Dakka (37), seorang pengusaha muda asal Tana Luwu dan Palopo, Sulawesi Selatan saat bertemu dengan warga. 

TRIBUNNEWS.COM, PALOPO - Putri Dakka (37), seorang pengusaha muda asal Tana Luwu dan Palopo, Sulawesi Selatan, punya mimpi membangun daerahnya.

Perempuan bernama lengkap Putriana Hamka Dakka itu memulai kariernya dari seorang karyawan asuransi di tahun 2013, hingga memberanikan diri mendirikan usaha.

Jatuh bangun merintis usaha, tentu sudah ia rasakan.

Tak hanya dikenal sukses, pemilik nama Putriana Hamka Dakka itu, juga sudah sangat familiar di telinga masyarakat.

Itu karena gerakan-gerakannya di bidang sosial.

Warga mengenal Putri karena totalitas dalam bekerja untuk menampung keinginan dan masalah yang dihadapi masyarakat.

Putri juga dikenal kerap membantu orang-orang tak mampu. Tak hanya di wilayah Palopo, juga di luar Palopo.

Rekomendasi Untuk Anda

Istri dari Hendra Nganro itu, juga punya komunitas yang bergerak di sosial kemanusiaan.

Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha,Putri Dakka punya mimpi membangun daerahnya.

Ingin Majukan Ekonomi Palopo

Putri Dakka punya tekad kuat untuk memajukan perekonomian di kota Palopo dan Luwu.

Ia menilai, ekonomi kedua daerah ini akan menggeliat seiring dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Dimana IKN akan memberikan potensi yang besar bagi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan yang ada di tana Luwu.

“Kehadiran IKN di Kalimantan Timur, tentunya sangat kita syukuri khususnya kami yang berada di tana Luwu. Keberadaan ibu kota negara baru yang akan ditempati di bulan Juli tahun ini tentu kedepannya akan berdampak secara ekonomi bagi kota Palopo," ucapnya kepada awak media, Sabtu (11/5/2024).

Olehnya itu, Putri Dakka ingin merancang kota niaga dan jasa ini (Palopo) sebagai episentrum pengiriman hasil bumi ataupun dari sektor perikanan ke IKN.

Produksi di sektor perikanan disebut mencapai 18.254,40 ton, sedangkan perikanan budidaya capai 174.750,87 ton.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas