Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pengelola Website Jokowi-Ahok Mohon Maaf ke Najwa Shihab

Permintaan maaf tersebut dilansir setelah Najwa Shihab

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dahlan Dahi

TRIBUNNEWS.COM - Pengelola website calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Jokowi-Ahok, memuat pernyataan maaf secara terbuka kepada presenter Metro TV, Najwa Shihab.

Permintaan maaf tersebut dilansir setelah Najwa Shihab melancarkan protes terhadap testimoni yang dimuat website berlatar belakang "kotak-kotak" tersebut.

Protes juga disampaikan Ketua KPK Abraham Samad. Ia keberatan terhadap testimoni yang dimuat website Jokowi-Ahok, jakartabaru.co.

Berikut pernyataan pengelola website Jakartabaru.co:

Permintaan Maaf Terbuka Jakartabaru.co kepada Najwa Shihab

Kepada yth: Sdri Najwa Shihab
Di Tempat

    Menanggapi protes yang dikirimkan oleh saudari Najwa Shihab atas dicantumkannya testimoni yang bersangkutan di dalam website Jakartabaru.co, tanpa maksud melarikan diri dari tanggungjawab, kami atas nama Jakartabaru.co ingin menyampaikan kronologis dimuatnya testimoni tersebut dan menjelaskan kesalahan yang kami lakukan.

Rekomendasi Untuk Anda

    Pencantuman nama Najwa Shihab dilakukan dalam rubrik ProfilJB/Kata Mereka, memuat kutipan Najwa dari dua source yang berbeda.

1. Dari link video youtube dengan alamat http://www.youtube.com/watch?v=GRUqUJdKx5s.

Video ini berisi acara Mata Najwa episode “Nyali Perintis” yang diunggah MrDishub satu tahun yang lalu. Yang dikutip adalah bagian akhir dari acara Mata Najwa tersebut;

“Suatu kali Bung Karno mencari siapa orang paling bernyali? Tersebutlah Bang Ali, sosok Gubernur Jakarta yang bertangan besi, dengan gebrakan di sana-sini.

Jauh kemudian, di lain penggalan jaman, Jokowi muncul sebagai pemimpin Surakarta yang menyejukkan.

Resep mereka sederhana, ngemong. Yakni mau menaungi kawula, juga mengadabkan pamong praja.

Mereka membuka mata terhadap kebutuhan warga, serta membuka hati tanpa alergi pada demonstrasi.

Jokowi bukan Bang Ali, tapi sama bernyali menjalankan kebijakan yang mumpuni. Sama berani untuk menolak aji mumpung sejawat partai sendiri, apalagi membangun dinasti.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas