Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

HUT DKI Jakarta

Ahok dari Kecil Diingatkan Sang Ayah Tidak Boleh Memukul

Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok sejak kecil selalu diingatkan ayahnya supaya tidak memukul orang atau anak karena siapa

Ahok dari Kecil Diingatkan Sang Ayah Tidak Boleh Memukul
Adi Suhendi/Tribunnews.com
Penari Caci dalam acara Karnaval Budaya Nusantara dan Festival Kebhinekaan di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (23/6/2012) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok sejak kecil selalu diingatkan ayahnya supaya tidak memukul orang atau anak karena siapa saja yang dipukul dirinya bisa terluka.

Itulah kenapa saat Ahok memukulkan cambuk kepada penari caci dia seperti ketakutan dan ragu-ragu.

"Makanya kalau saya mukul orang itu agak takut. Seperti kita menanam tanaman ada orang yang tidak pernah jadi itu katanya karena tangannya panas. Dari kecil bapak saya itu selalu bilang tidak boleh mukul orang apa lagi mukul anak, karena bisa luka," ungkap Ahok saat ditemui wartawan di Bundaran HI seusai menghadiri acara Karnaval Budaya Nusantara dan Festival Kebhinekaan, Sabtu (23/6/2012).

Ternyata apa yang dikhawatirkan ayanya tersebut terbukti, meskipun pukulan cambuknya tidak terlalu keras tetapi membuat orang yang dipukulnya terluka. "Padahal mereka harusnya tidak luka," ujarnya.

Meskipun melukai dua penari caci, tetapi Ahok mendapatkan pujian dari penarinya. "Tapi mereka bilang bagus karena bapak bisa lukain kami katanya," ucap Ahok lalu tertawa.

Kalau saja tidak diminta, mungkin Ahok tidak akan melakukan hal berbahaya tersebut. Tetai karena diminta untuk melakukan atraksi tersebut Ahok pun menyanggupinya meskipun dirinya sempat ragu.

"Jadi saya tadi takut-takut karena saya tidak biasa mukul orang," ujarnya.

Sebelum memberikan kata-kata dalam acara Karnaval Budaya Nusantara dan Festival Kebhinekaan di Bundaran Hotel Indonesia, Sabtu (23/6/2012). Basuki Tjahaja Purnama calon wakil gubernur DKI Jakarta yang mendampingi Joko Widodo ini diminta untuk bergabung dengan penari caci.

Tari caci merupakan tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk dan perisai. Tarian ini berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas