Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendagri: Jika Jokowi Dihalangi, Saya Turun Tangan

Gamawan Fauzi menyatakan akan turun tangan jika Joko Widodo dihalangi untuk mundur dari jabatannya sebagai Walikota Solo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan akan turun tangan jika Joko Widodo dihalangi untuk mundur dari jabatannya sebagai Walikota Solo.

"Saya kira DPRD Solo setuju (Jokowi mundur), kalau tidak saya akan turun tangan, seperti halnya di Garut, di sana kemendagri juga turun ke DPRD," kata Gamawan Fauzi di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Gamawan mengatakan Jokowi memiliki hak untuk mundur dari jabatannya karena telah diatur oleh Undang-undang. Gamawan menjelaskan saat Jokowi mencalonkan diri, ia harus memberitahu atasannya yakni Gubernur Jawa Tengah.

"Oleh karena itu persyaratan dari pencalonan, ketika dia mencalonkan, dia harus memberitahu kapada atasannya, katakanlah gubernur, kalau gubernur sudah melepas, artinya itu sudah setuju kalau dilepas kalau berhasil, saya kira DPRD Solo setuju," imbuhnya.

Mengenai hasi pilkada, Gamawan mengatakan pihaknya tidak menilai dari penghitungan cepat. "Yang resmi yang dihitung secara manual, kita menghormati setelah KPU mengumumlan hasilnya," katanya.

Ia juga mengaku belum mengucapkan selamat kepada Jokowi terkait kemenangannya di Pilkada DKI Jakarta. "Belum kan nanti setelah hasil resminya ke luar, itukan baru quick count," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas