Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemendikbud dan Disdik Diharap Mampu Hadirkan Solusi

Penasehat Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi menilai permasalahan tawuran antar pelajar yang begitu mengakar dikarenakan adanya tradisi yang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penasehat Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi menilai permasalahan tawuran antar pelajar yang begitu mengakar dikarenakan adanya tradisi yang diturunkan dari senior ke junior mereka.

Selain itu Seto juga melihat peran pihak ketiga, dalam hal ini alumni, juga cukup besar dalam menjaga tradisi kekerasan tersebut terus terjaga dari generasi ke generasi.

"Jadi ada paradigma salah yang terus diturunkan, ada semacam permusuhan yg turun-temurun. Itu tanpa sadar diciptakan, ada juga campur tangan dari pihak ke-3 apakah itu alumni atau provokator. Ini yang harus diurai, agar potensi kreatif tidak salah disalurkan, ini yang harus dipecahkan oleh Kemendikbud dan Disdik," terang Seto di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2012).

Menurut Seto perlu dibuat suasana yang lebih ceria dan menekankan kebersamaan. Apakah itu melalui berbagai kegiatan dimana mereka berinteraksi sebagai satu kelompok.

Lebih lanjut Seto mengatakan pada dasarnya para pelaku tawuran adalah korban dari lingkungan yang tidak kondusif, yang membuat mereka tidak bisa mengembangkan potensi mereka di bidang akademik.

"Treatmentnya harus ada ruang yang lebih luas untuk anak remaja, yang memungkinkan mereka bangga di bidang-bidang yang lebih produktif," tandas Seto.

Klik:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas