Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Aku Dibilang Mirip Monyet

Ia diminta untuk membeli susu dan roti dari uang itu.

Editor: Rachmat Hidayat

baca juga: Ini Curahan Hati ABG yang Terjebak Dunia Prostitus

TRIBBUNNEWS.COM,JAKARTA--Selama diculik Novita, Ay ingat ia sempat dibawa ke seorang dukun, yang mengaku bisa membuat wajahnya menjadi lebih cantik.

Dukun yang dipanggil Ma'Nung itu memintanya untuk membasuh muka dengan air segayung.

Suatu pagi, setelah semalam suntuk mangkal di Jalan Loka Sari, Jakarta Pusat, Ay diberitahu Novita, ia akan dipertemukan dengan seseorang yang bisa membuat wajahnya nampak lebih cantik, sehingga Ay dapat dengan mudah menggaet laki-laki hidung belang.

"Dia bilang wajah aku mirip monyet, jadi susah laki-laki datang," katanya.

Pagi itu Ay diminta ikut ke sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Di tempat itu Novita merampas Handphone Ay dan menjualnya. Dari hasil penjualan barang tersebut, Ay hanya diberi uang Rp 25 ribu. Ia diminta untuk membeli susu dan roti dari uang itu.

"Setelah saya beli, ternyata susu sama roti itu diambil," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat mereka kembali ke kediaman Novita di kawasan Sunter Jaya, Jakarta Utara, seorang perempuan sudah menunggu di teras rumah.

Perempuan itu dipanggil Ma'Nung oleh Novita. Mereka pun masuk ke dalam rumah. Ay mengingat saat itu Novita mengeluhkan wajahnya ke Ma'Nung, dan meminta wajahnya diperbaiki. Ay pun bingung dengan pernyataan itu, ia dipaksa untuk menuruti arahan Ma'Nung.

Ia menggambarkan Ma'Nung sebagai perempuan yang berumur sekitar 50 tahun. Berambut pendek, berkulit gelap. Perempuan itu mengenakan kacamata, dan kemeja kotak serta mengenakan celana jeans.

Oleh Ma'Nung Ay diminta untuk duduk di lantai. Dukun tersebut kemudian meminta Novita mengambil air segayung. Setelah Novita datang membawa air, Ma'Nung pun mendoakan air tersebut. Air itu kemudian dibilas ke rambut dan wajah Ayu.

Penderitaan Ay belum berakhir, kemudian Novita menyodorkan garam yang digenggam di tangan, dan meminta Ay menelan garam tersebut.

"Aku nggak mau, dia bilang 'pokoknya elu harus makan garam, biar cowok-cowok suka'. Terus tangan dia di jejelin ke aku, dia bilang lu nggak boleh minum sebelum dapet laki-laki, terus abis itu aku muntah," terangnya.

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas