Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembahasan Penggusuran Buaran Dilanjutkan Senin

Warga Jalan Buaran I, RT 8 RW 12, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur menolak keras rencana eksekusi lahan rumah mereka

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Jalan Buaran I, RT 8 RW 12, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur menolak keras rencana eksekusi lahan rumah mereka yang dilakukan oleh PT Graha Cipta Karisma (PT GCK), Sabtu (18/5/2013) kemarin. Penggusuran pun akhirnya ditunda hingga ada pembicaraan selanjutnya pada Senin (20/5/2013) besok.

Kuasa hukum warga, Patuan Nainggolan menegaskan warga akan tetap berupaya mempertahankan rumah-rumah yang sudah ditinggali puluhan tahun, jika PT GCK melalui Satpol PP kembali berencana menertibkan rumah warga.

Menurut Patuan berdasarkan putusan Peninjauan Kembali kasus sengketa lahan ini pada 2012. Dalam putusan PK itu, Mahkamah Agung menyatakan lahan tersebut bertatus quo.

"PK pada 2012, putusannya adalah NO. Artinya tidak ada putusan yang menetapkan lahan ini milik A, B atau C," katanya saat dihubungi, Minggu (19/5/2013).

Patuan menuturkan, ratusan kepala keluarga yang sudah tinggal 32 tahun lamanya geram. Namun dikatakan Patuan, warga berharap dalam pertemuan pada Senin (20/5/2013) mendatang, ada keputusan yang dapat menenangkan hati warga. Diharapkan, pemerintah dapat bersikap netral terkait sengketa lahan ini.

"Kami diajak menghadap ke Pemerintah Provinsi. Kami berharap bisa ketemu Gubernur atau Wakil Gubernur," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya diberitakan, ratusan kepala keluarga yang sudah tinggal selama puluhan tahun di Buaran I RT 08/12, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur kembali mengamuk pada Sabtu (18/5/2013) pagi. Sejak sekitar pukul 07.00 WIB, warga menutup Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di depan Halte Busway Buaran dengan membakar ban di tengah jalan.

Bahkan, puluhan mobil yang melintas baik yang menuju ke arah Pondok Kopi maupun ke arah Cipinang diberhentikan, dan dikempeskan bannya. Beberapa mobil ditaruh dengan posisi melintang seperti memblokade. Suasana mencekam terasa di sekitar lokasi.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas