Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Festival Cisadane, Penyatuan Budaya Tionghoa dan Lokal

Ajang itu menggambarkan budaya etnis Tionghoa dan lokal menyatu di kota bertajuk akhlaqul kharimah itu

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Valentino Verry

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Ajang tahunan Festival Cisadane di Kota Tangerang, kembali digelar. Ajang itu menggambarkan budaya etnis Tionghoa dan lokal menyatu di kota bertajuk akhlaqul kharimah itu.

"Festival ini terinspirasi dari kegiatan pekcun, yang mana saat zaman orde baru kegiatan pekcun dilarang," ujar Nurulhuda, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya, dan Pariwisata Kota Tangerang, saat acara pembukaan festival itu, Rabu (12/6/2013) sore.

Memasuki era reformasi kegiatan pekcun ini kembali muncul, khususnya di Kota Tangerang.

"Ini adalah kebudayaan daerah dan eksis di Kota Tangerang ini," ujar Nurulhuda.

Karena itu, kata Nurulhuda, melalui Festival Cisadane ini budaya Tionghoa dan lokal melebur menjadi satu. "Kami tidak menutup budaya dari daerah lain, buktinya di ajang ini juga tampil kelompok kesenian dari Kalimantan Tengah, Surabaya, dan Cilegon," ucapnya.

Menurut Nurulhuda, Kota Tangerang yang tidak memiliki kekayaan alam, sangat menghormati potensi budaya yang ada. Karena itu, untuk mengangkat citra Kota Tangerang, pemerintah daerah setempat telah menetapkan tari Lenggang Cisadane sebagai ikon tarian lokal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tari ini kami lombakan di tingkat nasional," ujarnya.

Ditambahkan Hendra Sahreza, Kabid Pariwisata Disporabudpar Kota Tangerang, Festival Cisadane yang digelar 12-16 Juni mendatang, akan berisi sejumlah kegiatan. Antara lain lomba dayung nasional, festival budaya daerah, pameran, kegiatan pekcun, dan pasar rakyat.

"Ada 2.600 letupan kembang api yang mewarnai pembukaannya, dan permainan laser setiap malam," ucapnya.

Di samping itu pada Festival Cisadane ini juga ada ratusan lampion. "Sebanyak 150 lampion akan dipasang di bagian turap Sungai Cisadane dan 150 lampion lainnya dipasang sepanjang Jalan Letda Dadang Suprapto," ucap Asisten Daerah II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesehatan Masyarakat Kota Tangerang Rostiwie.

Festival ini juga akan dimeriahkan dengan replika naga raksasa sepanjang 35 meter dengan diameter sekitar 1 meter. Naga raksasa ini diletakkan di punggung Jembatan Gerendeng.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas