Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuh Mahasiswi Universitas Pamulang Diduga Teman Prianya

Polisi mencurigai teman pria Siti Halimah Tusadiyah (22), mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) yang ditemukan tewas dalam karung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Polisi mencurigai teman pria Siti Halimah Tusadiyah (22), mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) yang ditemukan tewas dalam karung.

Siti ditemukan tewas dalam karung di aliran Sungai Cisadane di Kampung Jampang Baru, Desa Sukasari RT 01/01 Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (9/8/2013) lalu.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban dijemput seorang pria pada Kamis siang. Pria itu menjemput korban di ujung jalan ke rumah Siti," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto, Senin (12/8/2013).

Didik menjelaskan, kepada orang tuanya, korban pamit untuk reuni bersama teman SMA-nya.

"Ternyata tidak ada reunian. Kami curiga, pria yang menjemput korban adalah teman dekatnya," imbuh Didik.

Polisi, kata Didik, masih mengembangkan kasus pembunuhan yang menimpa mahasiswi Unpam. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, termasuk kedua orang tua dan kerabat korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami juga masih menunggu hasil autopsi tim dokter Rumah Sakit Polri Kramatjati," katanya.

Saat ini, lanjut Didik, penyidik sedang mengumpulkan informasi mengenai sejumlah pria yang selama ini dekat dengan korban.

"Kami sedang melacak komunikasi terakhir korban dengan pria itu," cetusnya.

Diberitakan seblumnya, Siti Halimah Tusadiyah (22), mahasiswi semester 4 jurusan manajemen Unpam, Tangerang Selatan, ditemukan tewas di aliran Sungai Cisadane, Kampung Jampang Bawah RT 01/01, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Tubuh korban dimasukkan karung dan ditemukan Jumat (9/8/2013) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, tidak ditemukan identitas korban dan terdapat luka di wajah dan bibirnya.

Baru pada Minggu (11/8/2013), identitas korban diketahui setelah ada keluarga yang datang ke Mapolsek Rumpin, mengecek keluarganya yang hilang.
Mayat Situ pertama kali ditemukan salah satu warga bernama Khatib (36). Saat itu, ia hendak buat air besar di Sungai Cisadane.

"Saksi penasaran saat melihat ada karung tersangkut di antara bebatuan. Saat dibuka, ternyata isinya mayat wanita," papar Didik. (*)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas