Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kabar Bentrok Susulan di Kompleks Tentara Hoax

kepolisian mengimbau agar tidak terpengaruh pesan berantai yang menyatakan akan ada bentrokan susulan di Komplek Menzikon.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh  adanya pesan berantai yang menyatakan akan ada bentrokan susulan di Komplek Menzikon, Jakarta Timur.

"Saat ini situasi di sekitar lokasi sudah kondusif, sudah aman. Silahkan masyarakat beratifitas seperti biasa. Dan mengabaikan informasi beredar di masyarakat mengenai adanya bentrok susulan yang akan terjadi, itu hoax," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Selasa (27/8/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto juga tidak memungkiri jika banyak pesan berantai yang beredar di masyarakat yang isinya untuk memprovokasi dan memancing masalah berikutnya dari bentrok sebelumnya.

"Masyarakat tidak perlu terprovokasi, sudah  kondusif," kata Rikwanto.

Keributan antar-pemuda pada Minggu (25/8/2013) sekitar pukul 03.30 dinihari terjadi di Komplek Menzikon TNI AD Jalan Raya Bogor RT 001/10 Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, menewaskan satu orang.

Selain korban tewas luka tembak, Syaifullah, M Rizky (19), korban lainnya mengalami luka bengkak pada paha kananya, akibat terserempet peluru nyasar itu. Karena tidak terlalu parah, Rizky diperbolehkan pulang ke rumahnya. Sedangkan Zulham Harahap (38), warga Komplek Menzikon TNI AD mengalami luka pada kaki sebelah kiri akibat senjata tajam.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas