Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Mazani Peluk Polisi

Sunan Ali Arifin, sempat menduga akan dibunuh saat sekelompok pria berpakaian serba hitam mendatanginya

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sunan Ali Arifin, salah satu korban penyekapan di Taman Sari, sempat menduga akan dibunuh saat sekelompok pria berpakaian serba hitam mendatanginya pada Selasa malam.

Namun, Ali mengaku merasa tenang setelah kelompok pria tersebut rupanya petugas kepolisian yang membebaskan dirinya dari penyekapan.

"Waktu bapak-bapak polisi pada datang saya takut, karena saya kira mau dieksekusi. Tapi, ternyata mereka polisii, saya jadi tenang," kata Ali.

Dugaan Ali akan dieksekusi dikarenakan sebelumnya, para pelaku sudah mengancam akan membunuhnya bila dana proyek dari PT Andalan Global tak kunjung dicairkan pada Jumat ini.

Sementara, Mazani korban lainnya mengaku langsung memeluk petugas kepolisian yang mendatanginya dan membebaskannya dari ruang penyekapan.

Pelukan itu dikarenakan pada saat itu dirinya sangat khawatir akan dibunuh oleh para pelaku mengingat para pelaku sudah menyampaikan akan membunuhnya dalam dua hari ini.

Mazani makin mengkhawatirkan keselamatannya setelah ada tanda-tanda akan dieksekusi beberapa jam sebelumnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelum polisi datang, Mazani mengaku baru saja disiksa hingga hampir pingsan dan digunduli rambutnya. "Setelah itu, saya diborgol lagi dan dimasukkan ke ruangan awal," kata Mazani.

"Tapi, enggak lama kemudian ada yang datang lagi bapak-bapak. Saat itu, saya pikir, inilah waktunya saya eksekusi. Tapi, setelah diberi tahu bapak-bapak itu polisi, makanya saya langsung peluk pak polisi itu," ucap Mazani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas