Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Agen dan Warga Dipusingkan Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg

Keputusan PT Pertamina menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram lebih banyak mendapatkan kritik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Agen dan Warga Dipusingkan Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg
Warta Kota/Nur Ichsan
MIGRASI KE GAS ELPIJI 3 KILO - Pekerja sedang melakukan bongkar muat gas elpiji melon 3 kilogram di sebuah pangkalan di Jalan Tubagus Angke, Rt 08/10, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (3/1). Sejak adanya kenaikan dan kelangkaan gas elpiji 12 kilogram non subsidi, kini kebanyakan penggunanya beralih menggunakan gas melon, sehingga gas milik rakyat kalangan bawah ini permintaannya meningkat dan terancam langka di pasaran. (warta kota/nur ichsan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keputusan PT Pertamina menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram lebih banyak mendapatkan kritik. Pembeli menjerit, begitupun pemilik agen yang mengaku turun pendapatan.

Hendrik salah satu pemilik agen di kawasan Pasar Rebo Jakarta Timur menyebutkan, setiap hari sebelum harga elpiji naik, dirinya dapat menjual minimal 40 tabung.

"Harga di pengecer sekitar Rp 140 ribu sekarang. Bisa jual 10 aja sekarang sudah sukur," katanya kepada Tribunnews.com, Minggu (5/1/2014).

Bukan hanya itu, sejak kenaikan harga jual elpiji 12 kilogram pada 1 Januari kemarin membuat masyarakat berpindah ke elpiji 3 kilogram. Meski demikian, lonjakan harga elpiji 3 Kilogram tidak terlalu signifikan.

"Sampai hari ini lonjakan tidak begitu signifikan hanya saat di awal saja, hampir 50 persen permintaanya, pagi hari aja yang 3 kilogram langsung diserbu tapi sekarang biasa saja," katanya.

Sementara itu Fajar (32), salah seorang konsumen menuturkan, dirinya sangat keberatan dengan kenaikan harga tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya punya warung nasi, dua minggu sekali pasti beli gas. Sekarang bingung kalau harganya naik gini, mau menaikkan harga juga apa ngga," katanya.

Tak dapat berbuat banyak, Fajar hanya berharap Pertamina bisa menjaga pasokan elpiji agar tetap stabil sehingga tidak terjadi kelangkaan yang membuat harga semakin tinggi.

"Mau pindah ke elpiji 3 Kg aja. Ya mudah-mudahan ngga jadi langka," lanjutnya.

Sumber: TribunJakarta
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas