Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ada 54 Adegan Rekonstruksi Kasus JIS

Terdapat 54 adegan dilakukan dalam rekonstruksi kasus pelecehan seksual yang terjadi di Jakarta International School (JIS)

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ada 54 Adegan Rekonstruksi Kasus JIS
Tribunnews/Jeprima
Lima tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS) dihadirkan saat ekspos perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014). Kelima tersangka tersebut berinisial AW, SY, ZA, AG, dan AF (perempuan) yang merupakan karyawan alih daya (outsourcing) petugas kebersihan di sekolah tersebut. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lima tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi kasus pelecehan seksual. Terdapat 54 adegan dilakukan dalam rekonstruksi kasus pelecehan seksual yang terjadi di Jakarta International School (JIS) yang digelar oleh Polda Metro Jaya, Jumat (30/5/2014).

"Ada 54 adegan yang dilaksanakan para tersangka. Adegan yang melakukan 'itu' terjadi mulai adegan ke-20 atau 30-an," kata Kepala Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto seusai rekonstruksi di JIS, Jalan Terogong Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat.

Heru menambahkan, selain dihadiri penyidik dan tersangka, rekonstruksi tersebut juga dihadiri oleh Sekjen KPAI Erlinda, pengacara korban Andi Asrun, dan pengacara JIS Harry Ponto.

Namun, sempitnya toilet yang menjadi lokasi kejahatan itu, dan beberapa adegan tak layak dilihat publik, membuat beberapa bagian dari rekonstruksi ini dilakukan oleh penyidik dan tersangka saja.

Sementara itu, untuk tersangka yang meninggal, perannya diwakilkan oleh pemeran pengganti. "Dari rekonstruksi itu, kami cari fakta-fakta. Kelima tersangka punya peran masing-masing," kata Heru.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas