Polisi Dalami Peran Paman Kasus Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal menuturkan bahwa G memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Balita 2,5 tahun ditemukan meninggal di kontrakan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi.
- Polisi mendalami dugaan keterlibatan paman korban berinisial G yang memiliki gangguan kejiwaan.
- Penyelidikan mengungkap G diduga tidak minum obat dua hari sebelum kejadian berlangsung tragis itu.
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang bayi berusia dua tahun enam bulan inisial A ditemukan meninggal dunia di kontrakan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota menyatakan pendalaman mengarah kepada paman dari korban inisial G (18).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal menuturkan bahwa G memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
“Memang ada gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat,” kata Iqbal saat dihubungi, Kamis (28/5/2026) malam.
Namun dari hasil penyelidikan bahwa G dua hari tidak mengonsumsi obat.
“Dua hari ini dia tidak konsumsi obat karena ibunya tidak ada uang untuk membeli lagi obatnya,” imbuhnya.
Dalam rumah kontrakan itu, korban balita tinggal bersama G dan neneknya inisial M.
Setiap hari neneknya bekerja berjualan mencari nafkah.
Korban balita dititipkan kepada M, sedangkan kedua orangtuanya tinggal di Yogyakarta.
"Semenjak dua minggu setelah dilahirkan yang merawat neneknya," ungkap Kompol Andi.
Luka Sayatan
Sebelumnya, warga Jatisampurna, Kota Bekasi, digegerkan penemuan balita meninggal dalam kondisi mengenaskan pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Di TKP juga ditemukan pria inisial G (18) dalam kondisi luka di tubuh.
Baca juga: Polisi Selidiki Bayi Dua Tahun di Bekasi Meninggal dalam Kondisi Mengenaskan
G sudah tergeletak dengan luka sayatan di pipi dan mulut.
Kemudian bagian bagian dada juga terdapat luka tusuk.
Ketika itu nenek korban M tengah berjualan baru pulang pada malam hari.